Karyawan Depot Air Galon Kritis Tersengat Listrik
kejadian berawal saat korban dan sejumlah rekannya sedang berkumpul di depan rumah toko (Ruko) tempatnya bekerja
Penulis: Mahyuddin | Editor: Ina Maharani
Akibat
kejadian itu, wajah korban berwarna hitam dan mengalami luka melepuh
seperti habis terbakar di sekujur tubuhnya. Korban dalam keadaan kritis
dilarikan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Tenriawaru.
Korban bernama Supandi (18). Pemuda asal Kabupaten Soppeng ini tinggal
di tempatnya bekerja di Depot pengisian air galon Barcelona di Jl MT
Haryono, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.
Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit Wahidin Sudiro Husono, Makassar
untuk mendapatkan penanganan intensif pada lukanya.
Menurut rekannya, Rusli, kepada tribun-timur.com, kejadian berawal saat korban dan sejumlah
rekannya sedang berkumpul di depan rumah toko (Ruko) tempatnya bekerja.
Korban kemudian meminta izin kepada rekannya untuk makan di lantai dua
ruko tersebut. Tiba-tiba, Rusli dan rekan korban melihat kilatan cahaya
dan suara hantaman keras dari teras lantai dua ruko tempat korban
bekerja.
Setelah diperiksa, ternyata korban tersengat listrik dan hanya
menyisakan rambut pada kabel telanjang milik PLN tersebut. Rekan korban
kemudian meminta tetangganya untuk membantu mengevakuasi korban dari
lantai dua rumahnya. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Dari lokasi kejadian, rambut korban terlihat melengket pada kabel tepat
di lantai dua rumah tetangganya yang masih dalam tahap pembangunan.
Sehingga warga sekitar menduga korban tersengat listrik ketika berada di
lantai dua rumah tetangganya yang merupakan pedagang alat perabotan
rumah tangga.
Lantai dua rumah milik Nurhayati itu memang tidak memiliki telinga pintu
dan kaca pada jendelanya karena masih dalam tahap pembangunan. Namun
sejumlah rekan korban menjelaskan bahwa korban berada di rumah
tetangganya itu karena terpental saat tersengat listrik.
"Korban berpamitan mau makan namun beberap menit kemudian korban
tersengat listrik dan terpental ke rumah sebelah," ungkap Rusli.
Reporter Tribun Timur Mahyuddin Melaporkan