Senin, 24 November 2014
Tribun Timur

Bintang Porno Pembunuh Sadis Dikejar Interpol

Jumat, 1 Juni 2012 09:41 WITA

Bintang Porno Pembunuh Sadis Dikejar Interpol
REUTERS
Luka Rocco Magnotta memiliki dua nama alias

MONTREAL,TRIBUN-TIMUR.COM- Seorang aktor film porno yang diburu karena keterkaitannya dengan sebuah pembunuhan sadis diduga telah melarikan diri dari Amerika Utara, kata kepolisian Kanada.


Luka Rocco Magnotta, yang dicurigai sebagai pengirim potongan-potongan anggota tubuh ke kantor-kantor partai politik di Ottawa, telah masuk dalam daftar pencarian Interpol. Potongan perut manusia ditemukan dalam sebuah kopor di belakang gedung apartemen lelaki berusia 29 tahun itu di Montreal.

Polisi curiga ia telah meninggalkan Kanada berdasarkan bukti yang ditemukan saat mereka menggeledah apartemennya dan sebuah artikel di blog yang ia tulis tentang cara menghilangkan diri.

Komandan Polisi Montreal, Ian Lafreniere, mengatakan ada alasan untuk meyakini bahwa Magnotta berada di negara asing. "Ia meninggalkan sepucuk surat di situs web miliknya yang menyebutkan bagaimana cara menghilang untuk selamanya dan kedua, penyelidikan kami menemukan detail yang membuat kami berpikir bahwa ia telah berada jauh dari negara ini," kata dia pada wartawan.

Sejumlah sumber mengatakan Magnotta kemungkinan telah terbang ke Perancis, seperti yang dilaporkan harian Globe dan Mail.

Polisi di Kanada masih terus mencari Magnotta, yang memiliki keluarga di Toronto. Perintah pencarian atas dirinya disebar di seluruh penjuru negeri.

Tim penyidik yakin mereka memiliki video yang menunjukkan tersangka melakukan pembunuhan itu.

Membunuh kucing

Selasa pekan ini sepotong kaki manusia dikirim ke kantor Perdana Menteri Stephen Harper, dan polisi melacak bahwa paket kedua, yang berisi satu tangan, dikirim ke kantor Partai Liberal.

Salah seorang penasihat politik senior perdana menteri membuka kotak bernoda darah itu di markas Partai Konservatif. "Baunya benar-benar memuakkan. Saya yakin banyak dari kami yang tidak akan melupakannya," kata juru bicara Partai, Fred DeLorey.

Polisi Montreal mengatakan pada BBC bahwa perut, tangan dan kami itu berasal dari satu orang, tetapi mereka masih menunggu hasil tes untuk mengkonfirmasi hal itu.

Beberapa bagian tubuh korban hingga saat ini belum ditemukan. Noda darah ditemukan di berbagai sudut apartemen Magnotta, kata polisi.

"Bagi sebagian besar petugas yang berada di sana sepanjang malam, ini adalah jenis kejahatan yang belum pernah mereka saksikan sepanjang karir mereka," kata Komandan Lafreniere pada kantor berita Associated Press.

Polisi belum mengidentifikasi korban tetapi mendeskripsikannya sebagai lelaki berusia 30-an. Mereka yakin ia memiliki hubungan khusus dengan Magnotta, seperti dilaporkan CBS News.

Tersangka yang juga dikenal dengan nama Eric Clinton Newman dan Vladimir Romanov bekerja sebagai aktor porno biseksual dan model.

Ia dikaitkan dengan sebuah video di internet pada 2010 yang menunjukkan dua ekor kucing dibunuh dengan cara memasukkan mereka ke dalam kantong plastik terikat erat.

Editor: Muh. Taufik
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas