A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Curhat Istri Freddy Numberi, Soal Selingkuhan dan KDRT - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Timur

Curhat Istri Freddy Numberi, Soal Selingkuhan dan KDRT

Selasa, 29 Mei 2012 08:38 WITA
TRIBUN-TIMUR.COM -- Anna Antoinette Numberi, istri dari mantan menteri Perhubungan, mengaku pernah ditempeleng dan dipukul tiga kali di kepalanya oleh Freddy Numberi beberapa waktu silam.

Atas dasar itulah, Anna melaporkan suaminya itu ke SPK Polda Metro Jaya, Senin (28/5) dengan laporan kekerasan dalam rumah tangga. Anne melaporkan Freddy di Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/1775/IV/2012/PMJ/Ditreskrimum.

Saat ditemui di Polda Metro Jaya usai membuat laporan, Anna menceritakan sedikit kejadian yang menimpa dirinya hingga berujung pada pemukulan tersebut.

"KDRT ini saya alami sejak 2010-sekarang. Sebenarnya, saya dipukul 29 Mei 2010 tapi ini tidak saya ungkap ke publik karena bapak (sapaan akrab Ferddy) masih sebagai menteri," ucap Anna.

Diceritakan Anna, saat itu dia dan Freddy diundang ke acara Garuda masuk kembali ke Eropa untuk terbang ke Belanda. Saat itu, Anna ingin ikut namun dilarang oleh Freddy dengan alasan tidak ada uang.

"Di undangan kan tertera menteri dan ibu, itu kan artinya saya bisa ikut. Tapi saya malah dilarang. Paspor saya disembunyikan di tumpukan buku-buku. Dan ternyata, di pesawat ada selingkuhannya, dia wartawan," kata Anna. Ia menyebut nama perempuan berinisial R sebagai simpanan Freddy, yang pernah terkuak pada tahun 2010.

Karena terus ngotot ikut, Anna kena tempeleng dan pukul. Anna lantas berteriak sehingga menarik perhatian staf protokol Departemen Perhubungan, sopir, pembantu dan anak- anaknya.

"Tapi waktu itu saya tidak lapor polisi karena saya masih menjaga betul rumah tangga ini. Akhirnya saya ikut, tapi saya minta maaf di pesawat," kata Anna yang ditemani oleh pengacara papan atas, Hotman Paris Hutapea dan Elza Syarief.

Anna selalu berupaya mendampingi Freddy. Namun setiap berselisih pendapat suaminya selalu mengancam akan menceraikannya. "Setiap ada selisih pendapat, dia selalu katakan saya cerai kamu," katanya.

Anna menyatakan, pada Desember 2011 dia menemukan bukti pembayaran telepon R di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Hal ini membuat dia bingung karena kediaman R ada di Tebet, Jakarta Selatan. "Diletakkan di ruang tidur dan saya menemukannya," katanya.

Karena hendak Natal dan akhir tahun, Anna tidak menanyakan masalah rekening itu. Namun pada malamnya R menelepon terus. Kemudian dibalas dengan SMS oleh Anna.

"Kalau Anda perempuan baik dan punya harga diri, Anda tidak akan mengganggu suami orang jam segini," katanya mengulang pernyataannya dalam SMS itu.

Baru pada 2 Januari 2012, Anna bertanya pada Freddy mengapa ada tagihan telepon R di kediaman mereka. Anna menyatakan, dia tidak keberatan tapi dia ingin rekening telepon anak-anaknya juga dibayar.

"Saya tidak keberatan, tapi bayar juga telepon anak-anak biar fair. Lalu dia marah, mau pukul saya. (Dia bilang) Saya cerai kamu, kamu keluar dari rumah ini," cerita Anna.

Anna mengatakan, dia telah menikah selama 38 tahun dengan Freddy Numberi. Pada 29 Februari 2012, Freddy menggugat cerai di pengadilan. "Kamu buat repot (kata Freddy). Akhirnya dia yang selingkuh, dan akhirnya 29 Februari dia gugat cerai di Pengadilan Jakut," katanya.

Anna masih mencoba mempertahankan rumah tangganya. Menurutnya R pernah datang ke rumah dinas dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. "Dia janji tidak akan mengulangi perbuatannya," katanya.

Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
90820 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas