Crutchlow Akui Kehebatan Rossi
Tribun Timur - Rabu, 23 Mei 2012 16:16 WITA

Pebalap Ducati, Valentino Rossi (kanan), dan pebalap Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow.
Berita Terkait
- Rossi: Hati-hati di Jalan
- Lorenzo Valentino Datang di Jakarta
- Lorenzo Nyanyikan We Are The Champions
- Yamaha Akan Perlakukan Sama Rossi dan Lorenzo
- Rossi Berharap Lebih Baik di Brno
- Ini Alasan Rossi Kembali ke Yamaha
- Rossi Bantah Diharuskan Bawa Sponsor ke Yamaha
- Rossi Akui tetap Sulit Kalahkan Lorenzo
- Lorenzo Inginkan Stoner Kembali ke Ducati
- Melirik Dominasi Rossi di era MotoGP
TRIBUN-TIMUR.COM, - Pebalap Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow, mengakui bahwa Valentino Rossi
masih termasuk salah satu pebalap terbaik di dunia.
Pernyataan itu dilontarkannya setelah melihat performa gemilang "The Doctor" yang sukses naik podium nomor dua dalam balapan basah di Le Mans, Perancis, Minggu (20/5/2012).
Pada seri keempat tersebut, Rossi, yang start dari posisi ketujuh langsung melejit ke barisan depan. Di lap terakhir, juara dunia MotoGP tujuh kali ini berhasil menyalip pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, untuk menjadi runner-up, di belakang pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo.
Ini merupakan hasil terbaik Rossi sejak bergabung dengan Ducati pada musim 2011. Mantan pebalap Honda dan Yamaha ini pun mampu memperbaiki hasil 12 bulan lalu, ketika dia finis di posisi ketiga GP Perancis.
Dalam perjuangannya untuk menjadi runner-up, Rossi berhasil mengalahkan dua pebalap Yamaha Tech 3, Crutchlow dan Andrea Dovizioso. Meskipun sempat "diteror" dua pebalap tersebut, Rossi bisa keluar dari tekanan.
Inilah yang membuat Crutchlow menilai bahwa Rossi masih punya kemampuan untuk bersaing di barisan depan meskipun sudah berusia 33 tahun.
Mantan pebalap Superbike ini pun menepis anggapan kebanyakan orang bahwa Rossi tak kompetitif lagi karena Desmosedici tunggangannya masih terus bermasalah.
"Saya katakan bahwa dia (Rossi) masih bisa membalap. Semua orang tak memperhitungkannya lagi, tetapi saya selalu mengatakan bahwa dia masih punya kemampuan itu. Dia merupakan salah satu yang terbaik dalam bisnis ini, dan dia memperlihatkan apa yang bisa dilakukannya pada hari Minggu.
"Bisa bertarung dengannya merupakan hal yang bagus bagiku dan pengalamanku, tetapi dia memperlihatkan bahwa dirinya seorang pesaing yang hebat."
Crutchlow (dan Dovizioso) sempat menyalip Rossi dalam pertarungan memperebutkan posisi ketiga. Tetapi setelah Rossi bisa melewatinya lagi, Crutchlow mengalami kecelakaan pada lap ke-19, dan bisa bergabung lagi dalam balapan. Pebalap Inggris ini pun finis di posisi kedelapan.(*)
Pernyataan itu dilontarkannya setelah melihat performa gemilang "The Doctor" yang sukses naik podium nomor dua dalam balapan basah di Le Mans, Perancis, Minggu (20/5/2012).
Pada seri keempat tersebut, Rossi, yang start dari posisi ketujuh langsung melejit ke barisan depan. Di lap terakhir, juara dunia MotoGP tujuh kali ini berhasil menyalip pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, untuk menjadi runner-up, di belakang pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo.
Ini merupakan hasil terbaik Rossi sejak bergabung dengan Ducati pada musim 2011. Mantan pebalap Honda dan Yamaha ini pun mampu memperbaiki hasil 12 bulan lalu, ketika dia finis di posisi ketiga GP Perancis.
Dalam perjuangannya untuk menjadi runner-up, Rossi berhasil mengalahkan dua pebalap Yamaha Tech 3, Crutchlow dan Andrea Dovizioso. Meskipun sempat "diteror" dua pebalap tersebut, Rossi bisa keluar dari tekanan.
Inilah yang membuat Crutchlow menilai bahwa Rossi masih punya kemampuan untuk bersaing di barisan depan meskipun sudah berusia 33 tahun.
Mantan pebalap Superbike ini pun menepis anggapan kebanyakan orang bahwa Rossi tak kompetitif lagi karena Desmosedici tunggangannya masih terus bermasalah.
"Saya katakan bahwa dia (Rossi) masih bisa membalap. Semua orang tak memperhitungkannya lagi, tetapi saya selalu mengatakan bahwa dia masih punya kemampuan itu. Dia merupakan salah satu yang terbaik dalam bisnis ini, dan dia memperlihatkan apa yang bisa dilakukannya pada hari Minggu.
"Bisa bertarung dengannya merupakan hal yang bagus bagiku dan pengalamanku, tetapi dia memperlihatkan bahwa dirinya seorang pesaing yang hebat."
Crutchlow (dan Dovizioso) sempat menyalip Rossi dalam pertarungan memperebutkan posisi ketiga. Tetapi setelah Rossi bisa melewatinya lagi, Crutchlow mengalami kecelakaan pada lap ke-19, dan bisa bergabung lagi dalam balapan. Pebalap Inggris ini pun finis di posisi kedelapan.(*)
Editor : Ridwan Putra
Sumber : Kompas.com
