A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Berpayudara Besar, Wanita Ini Dipecat Perusahaan - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Timur

Berpayudara Besar, Wanita Ini Dipecat Perusahaan

Selasa, 22 Mei 2012 20:57 WITA
Berpayudara Besar, Wanita Ini Dipecat Perusahaan
Lauren ditemani oleh kuasa hukumnya, Gloria Allred, mengadukan nasibnya kepada Komisi Equal Employment Opportunity, Amerika Serikat (AS)
TRIBUN-TIMUR.COM, MANHATTAN - Lantaran memiliki payudara berukuran besar, Lauren Odes, 29, dipecat dari tempatnya bekerja yaitu sebuah perusahaan pakaian dalam wanita.

Merasa telah diperlakukan sewenang-wenang, Lauren ditemani oleh kuasa hukumnya,
Gloria Allred, mengadukan nasibnya kepada Komisi Equal Employment Opportunity, Amerika Serikat (AS), Senin (21/5/2012), waktu setempat.

Dalam jumpa pers, yang diadakan setelah penyerahan laporan, Lauren menceritakan, dirinya merupakan seorang staf data entry diperusahaan pakaian dalam berbasis di Manhattan tersebut.

Ia diterima bekerja di perusahaan itu sekitar bulan April kemarin, namun dipecat satu pekan kemudian, melalui telepon.

Selama sepekan bekerja disana, Lauren mengaku kerap diperlakukan diskriminatif oleh manajernya, yang merupakan seorang Amerika keturunan Yahudi.

Bosnya itu meminta Lauren mengenakan kemben, untuk membuat payudaranya terlihat lebih kecil dari yang seharusnya. Ia juga diminta mengenakan pakaian berukuran besar, juga dengan maksud yang sama.

"Saya mengerti ada pria Yahudi Ortodoks yang mungkin memiliki pandangan tentang bagaimana seorang wanita harus berpakaian dan betapa ia harus ditutupi, "kata Lauren, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (22/5/2012).

"
Saya juga seorang Yahudi, tetapi saya nilai majikan saya tidak berhak memaksakan keyakinan agama mereka pada saya," tuturnya.(*)

Editor: Ridwan Putra
Sumber: Tribunnews.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas