Warga BTN Tamarunang Tolak Pembangunan Tower
Warga menilai proyek yang dikembangkan oleh PT Anugerah Communication di perumahan tersebut sangat beresiko.
Warga menilai proyek yang dikembangkan oleh PT
Anugerah Communication di perumahan tersebut sangat beresiko.
Faktor administrasi dan pertimbangan lingkungan menjadi alasan bagi
warga untuk menolak proyek tersebut.MTT yang akan dibangun tersebut
sangat berdekatan dengan
pemukiman warga.
Menurut warga, radiasi yang dipancarkan oleh signal
dari MTT
nantinya dianggap warga akan membahayakan kesehatan. Selain itu juga
konstruksi
tanah yang labil di lokasi pembangunan menjadikan menara rawan roboh dan
akan mengancam keselamatan warga setempat.
Salah
seorang warga perumahan BTN Tamarunang Indah, Farah Aulia menuturkan
dari awal pembangunan menara tersebut memang tidask pernah disetujui
oleh warga.
Menurut Farah, pihak kontraktor
pelaksana PT Anugerah Communication tetap ngotot melakukan pembangunan.
Bahkan, warga yang menolak pembangunan sempat bersitegang dengan
pekerja saat proses penggalian pondasi menara dilakukan.
"Kami tidak pernah menyetujui proyek MTT
tersebut dibangun di lokasi ini. Kami sudah menyampaikan dan melarang, tapi kami diintimidasi. Saya
juga telah melaporkan kejadian itu ke polres Gowa karena pekerja telah
melakukan pengancaman," ujar Farah, Senin (21/5/2012).(*)