29 Perguruan Tinggi Ikuti Kontes Robot
Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) tingkat regional wilayah II 2012.
Ketua Pelaksana KRI KRCI tingkat regional wilayah II 2012 Kusprasapta Mutijarsa dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Rabu (16/5/2012), mengatakan lomba tingkat regional itu akan diselenggarakan pada Sabtu 26 Mei 2012 di Kampus ITB Jatinangor, Sumedang.
"Semakin banyaknya perguruan tinggi yang berpartisipasi pada kegiatan KRI KRCI membuat pertandingan ini diselenggarakan dua tahap, yaitu tingkat regional dan tingkat nasional. Pertandingan tingkat regional diselenggarakan di lima wilayah," tuturnya.
Pada 2012, pertandingan tingkat regional wilayah I diselenggarakan di STMIK Potensi Utama Medan, wilayah II di ITB, wilayah III di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, wilayah IV di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, dan wilayah V di Politeknik Negeri Ujung Pandang.
Pemenang dari masing-masing wilayah itu kemudian akan dipertemukan dalam kontes tingkat nasional yang akan diselenggarakan di ITB pada 30 Juni-1 Juli 2012.
Peserta pertandingan untuk tingkat regional wilayah II diikuti oleh 67 tim yang terdiri atas 14 tim KRI, 26 tim KRCI pemadam api beroda, 19 tim KRCI pemadam api berkaki, dan 8 tim KRCI RoboSoccer Humanoid League (RSHL) atau robot yang meniru kemampuan manusia untuk berjalan dan menendang bola.
Selanjutnya pemenang kategori KRI
tingkat nasional akan diberangkatkan ke Hongkong untuk mengikuti kontes
robot internasional ABU Robocon 2012 pada 19 Agustus 2012.
"Tema
untuk KRI 2012 adalah ’Grebeg Berkah Kedamaian dan Kesejahteraan’. Tema
ini diselaraskan dengan tema yang telah ditentukan oleh ABU Robocon
2012," ujar Mutijarsa.
Sedangkan KRCI yang mengutamakan
peningkatan kualitas sistem kontrol robot terbagi atas dua kategori
lomba, yaitu robot cerdas pemadam api beroda dan berkaki serta RSHL.
"Peraturan
pertandingan KRCI pemadam api mengacu pada peraturan kompetisi di
Trinity College Firefighting Home Robot Contest di Trinity College,
Hartford, Connecticut, Amerika Serikat. Pemenang KRCI pemadam api beroda
dan berkaki berpeluang untuk mengikuti kompetisi robot 2013 di Amerika
Serikat," tutur Mutijarsa.
Pada kontes kategori itu, robot
harus menempuh labirin untuk menemukan dan memadamkan api yang
dinyalakan pada lilin. Robot yang tercepat menuntaskan tugasnya
ditetapkan sebagai pemenang.
Sedangkan peraturan kontes
kategori RSHL mengacu pada International Robot Soccer Robocup. Pemenang
tingkat nasional kategori tersebut berkesempatan mengikuti kompetisi
internasional Robocup 2013.
Panitia pelaksana juga melombakan
kategori Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) yang diselenggarakan selain
untuk memacu kemajuan teknologi robot juga untuk meningkatkan kecintaan
terhadap kebudayaan Indonesia.
Tema KRSI 2012 yang digelar
bersamaan dengan pelaksanaan kontes robot tingkat nasional 30 Juni 2012
di Sasana Budaya Ganesha ITB adalah robot penari piring. Kategori KRSI
telah dilombakan sejak 2010 yang bertema tari jaipong, dan 2011 bertema
tari topeng dari Jawa Tengah.
Robot harus mengikuti gerakan
dasar dan lintasan langkah yang ditentukan oleh panitia yang diambil
dari gerakan asli tarian yang dilombakan. Robot tersebut bergerak
berdasarkan sensor suara dari lagu pengiring tarian.
Sementara
itu dewan juri KRI KRCI tingkat regional wilayah II 2012 berjumlah 10
orang yang berasal dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas
Indonesia, ITB, ITS, dan Universitas Gadjah Mada.
KRI KRCI
merupakan kontes tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian
dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. KRI telah diselenggarakan
sebanyak 14 kali sejak 1994, KRCI kategori robot cerdas pemadam api
sebanyak 9 kali sejak 2004, sedangkan KRCI RSHL baru kedua kali. (*)