A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Hari Ini, Nelayan Kajang Hentikan Boikot Pelabuhan Bira - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Timur

Hari Ini, Nelayan Kajang Hentikan Boikot Pelabuhan Bira

Selasa, 15 Mei 2012 07:28 WITA
BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM--Setelah diboikot oleh masyarakat nelayan dari Kecamatan Kajang, Bulukumba, Senin (14/5/12), pelabuhan feri Bira, Bulukumba, Sulsel, akan dibuka kembali Selasa (15/5/12) pagi ini. Itu setelah, aparat kepolisian di Kabupaten Selayar Kepulauan berjanji akan melepas 10 nelayan Kajang yang ditangkap di Selayar.

Nelayan Kajang memboikot Pelabuhan Bira dengan target masyarakat Selayar tidak dapat ke Makassar atau daerah lainnya. Sebab, Pelabuhan Bira merupakan akses utama penghubung dengan Pelabuhan Pamatata, Selayar. Aksi boikot ini, sebagai protes nelayan Kajang atas penangkapan rekannya oleh polisi Selayar yang dinilai sarat rekayasa.

"Hari ini pelabuhan penyeberangan Bira dibuka kembali setelah kepolisian di Selayar berjanji untuk membebaskan 10 nelayan asal kajang yang ditangkap di daerah itu," kata komandan Pos Pelabuhan Bira, Andi Abidin, saat dihubungi Tribun, pagi ini.

Senin kemarin, seorang nelayan Kajang mengatakan, mereka memboikot pelabuhan karena tidak terima rekan-rekannya ditangkap dengan tuduhan membawa pupuk bahan pembuat bom ikan. Padahal, pupuk itu milik oknum polisi di Kecamatan Takabonerate, Selayar, yang sengaja dinaikkan di Kapal Karunia II milik nelayan Kajang.

Saat pupuk itu sudah berada di kapal, sejumlah polisi kemudian melakukan penggerebekan dan menuduh nelayan Kajang akan membuat bom ikan. "Penangkapan yang sarat rekayasa ini yang membuat kami memboikot Pelabuhan Bira agar warga Selayar tidak bisa ke Bira. Tuntutan kami, polisi Selayar melepas rekan kami yang ditangkap," kata seorang nelayan Kajang.

Nelayan ini, memboikot pelabuhan dengan cara melarang feri dari Selayar bersandar di Bira. Nelayan mengancam akan membakar feri tersebut jika berlabuh di Bira. Nelayan juga menutup jalan masuk ke pelabuhan.
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas