Kehidupan Ikan Pari Manta Mulai Terkuak

Dalam studi terbaru menggunakan satelit, ilmuwan berhasil mengungkap beberapa rahasia soal pari manta. Diantaranya soal perilaku dan jarak pergerakan jenis ikan ini.
"Satelit yang mengirim data menguak bahwa pari manta bermigrasi sejauh hingga 1100 kilometer selama periode studi," kata Matthew Witt, ilmuwan dari Environment and Sustainability Institute, University of Exeter.
"Pari
manta menghabiskan sebagian besar waktunya mengitari wilayah pesisir
yang kaya zooplankton dan telur ikan," tambah Witt kepadaLivescience
pada sabtu (12/5/2012).
Pari manta adalah hewan filter feeder. Ia
mencari makan dengan membuka mulut, mengoleksi zooplankton. Pari manta
dikatakan banyak menghasibkan waktu di perairan berjarak sekitar 3,2
kilometer dari pantai.
Howard Rosenbaum dari Wildlife
Conservation Society mengatakan, studi seperti ini sangat penting dalam
mengembangkan manajemen pari manta, yang jumlahnya mulai menurun secara
global.
Pari manta masuk dalam kategori terancam berdasarkan
International Union for Conservation of Nature. Banyak pari manta
menjadi tangkapan samping dari nelayan yang berburu ikan lain seperti
hiu.
Pari manta kadang disebut "devilfish" namun tak berbahaya
bagi manusia. Ikan ini tidak bisa menyengat seperti jenis pari lainnya.
Riset mengungkap bahwa rasio otak dan tubuh pari manta paling besar
dibandingkan hiu dan pari.
Peneliti mengungkapkan bahwa tracking
pari manta dengan satelit menawarkan cara memahami migrasi global ikan
ini serta ancamannya. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal PLoS
ONE.(*)
