Ponsel Murah dan "Sanggara Bandang" JK
ia sempat menunjukkan ponselnya yang bermerek Samsung seharga ratusan ribu.
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Ridwan Putra
Meski pernah menjadi Wakil Presiden RI, dirinya tetap ingin seperti
orang biasa.
Usai menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Al Markaz Al Islami
Jenderal M Jusuf, JUmat (11/5/2012), JK yang mengenakan baju batik menyantap kue khas "rakyat" Makassar, Kue Nagasari.
Kue Nagasari atau di Makassar disebut "sanggara' bandang" itu disajikan pengurus masjid di lantai satu atau tepatnya di Kantor Badan Amil Zakat Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf.
Di Makassar, kue yang di dalamnya berisi pisang, dibalut adonan tepung yang dicampur
santan dan gula, serta dibungkus menggunakan daun pisang, harganya mulai
Rp 500 hingga Rp 2.000.
Selain JK, di ruang tamu kantor tersebut ada Wali Kota Makassar Ilham
Arief Sirajudddin, Jubir Kalla Husain Abdullah, ulama Sulsel Muzakkir
Arif, sosiolog M Darwis, imam masjid, dan sejumlah pengurus masjid.
Mereka juga menikmati kue tersebut.
Di ruang tamu berdinding tripleks dan kaca, JK tampak berbincang santai.
Sebelum beranjak meninggalkan tempat duduk, suami Mufidah itu mengakses
portal berita melalui ponsel Samsung Galaxy W miliknya.
Ponsel berlayar sentuh dan menggunakan sistim operasi Android itu berwarna hitam. Di pasaran harganya Rp 1 jutaan.
Saat masih menjabat wakil presiden, ponsel Kalla sempat menjadi buah bibir. Betapa tidak, ia sempat menunjukkan ponselnya yang bermerek Samsung seharga ratusan ribu.
Bukannya tak mampu membeli, tapi itulah pribadi putra Haji Kalla dan Athirah itu.
Dari Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf, Kalla mampir makan
siang di Rumah Makan Malabar, Jl Sulawesi, Makasssar. Rumah makan itu
berdiri sejak tahun 1946 dan ia sering makan di warung ini sejak
masih menetap di Makassar.
Di rumah makan tersebut, ia menyantap martabak telur, nasi putih, dan sup ayam. Minumannya, teh tarik atau teh khas Malaysia. Kalla sendiri pernah tercatat sebagai satu di antara orang terkaya di Indonesia.(*)