Heli Super Puma Pakai Jaring Angkut Jenazah
Tribun Timur - Sabtu, 12 Mei 2012 07:50 WITA
Share |
helikopter-super-puma.jpg
helikopter super puma
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Marsma Tabri Santoso Danlanud Atang Sanjaya Bogor di Cijeruk, Sabtu (12/5/2012), mengatakan, teknis pengangkatan jenazah korban Sukhoi yang menghantam tebing Gunung Salak Jawa Barat terpaksa menggunakan jaring.

"Di lokasi kan hanya helipad darurat, sehingga heli Superpuma tak bisa mendarat, ya terpaksa pakai jaring," katanya dalam wawancara dengan salah satu stasiun TV swasta nasional.

Dalam keterangannya, Tabri mengatakan bahwa jenazah belum bisa diindentifikasi.(*)


Editor : Ridwan Putra

karebosi