Koordinator SCW Maros Dikecam Anggotanya Sendiri
Protes dan kecaman ini diarahkan ke Akbar setelah ia melakukan aksi tanpa melakukan konfirmasi ke anggota SCW lainnya
Tayang:
Penulis: Mutmainnah | Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sejumlah anggota Salewangan Corruption Watch (SCW) di Maros memprotes
dan mengecam ulah Koordinator SCW, Akbar Polo, yang tanpa konfirmasi
dengan anggota lain melakukan aksi massa sendiri dengan mengatasnamakan
SCW.
Protes dan kecaman ini diarahkan ke Akbar setelah ia melakukan aksi tanpa melakukan konfirmasi ke anggota SCW lainnya. Aksi itu digelar di Mapolda Sulsel serta Kajati Sulsel beberapa waktu lalu terkait kasus korupsi di Maros.
Menurut salah satu anggota SCW, Hasri, gerakan Akbar Polo telah menodai komitmen awal lembaga yang dibentuk oleh sejumlah aktivis Maros tersebut. Bahwa keanggotaan SCW adalah kolektif kolegial.
Anggota SCW lainnya, Agung Gumelar, menyebutkan komitmen pembentukan lembaga ini untuk mengawal kasus-kasus korupsi. Namun Akbar Polo selaku koordinator memanfaatkan lembaga ini untuk kepentingan pribadi.
"Ternyata Akbar Polo telah memanfaatkan lembaga ini untuk menyerang pribadi tertentu secara tendensius yang cenderung fitnah bahkan menjurus ke gerakan politik," ungkap Agung, Rabu (2/5/2012) di Maros.(*)
Protes dan kecaman ini diarahkan ke Akbar setelah ia melakukan aksi tanpa melakukan konfirmasi ke anggota SCW lainnya. Aksi itu digelar di Mapolda Sulsel serta Kajati Sulsel beberapa waktu lalu terkait kasus korupsi di Maros.
Menurut salah satu anggota SCW, Hasri, gerakan Akbar Polo telah menodai komitmen awal lembaga yang dibentuk oleh sejumlah aktivis Maros tersebut. Bahwa keanggotaan SCW adalah kolektif kolegial.
Anggota SCW lainnya, Agung Gumelar, menyebutkan komitmen pembentukan lembaga ini untuk mengawal kasus-kasus korupsi. Namun Akbar Polo selaku koordinator memanfaatkan lembaga ini untuk kepentingan pribadi.
"Ternyata Akbar Polo telah memanfaatkan lembaga ini untuk menyerang pribadi tertentu secara tendensius yang cenderung fitnah bahkan menjurus ke gerakan politik," ungkap Agung, Rabu (2/5/2012) di Maros.(*)