Inilah Gebrakan Bisnis PT Pos di 2013
Berikut adalah rencana gebrakan bisnis yang akan dilakukan oleh PT Pos Indonesia mulai tahun ini dan tahun depan:
Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana menjelaskan, bisnis inti perseroan memang harus diubah untuk menyesuaikan dengan perkembangan dunia. Selama ini, perusahaan pos dunia juga melakukan diversifikasi agar tetap untung. "Memang bisnis intinya adalah jasa pengiriman, tapi kita akan memperluas ke beberapa lini bisnis lain," kata Mardjana selepas acara BUMN Marketeers Club di Kantor Pos Indonesia Lapangan Banteng Jakarta, Rabu (2/5/2012).
Berikut adalah rencana gebrakan bisnis yang akan dilakukan oleh PT Pos Indonesia mulai tahun ini dan tahun depan:
1. Kerja sama jasa pengiriman dengan UPS
PT
Pos Indonesia bekerja sama dengan jasa pengiriman asing UPS, khususnya
untuk barang ekspor (bisa berbentuk barang atau surat) di enam negara.
2. Menggarap pasar logistik (pengiriman barang)
Selama
ini pasar logistik hanya digarap sekitar 0,01 persen, padahal
potensinya sekitar Rp 100 triliun. PT Pos Indonesia ingin menggarap
sekitar 10 persen dari pasar itu. Tahun ini, perseroan menginvestasikan
sekitar Rp 50 miliar untuk PT Pos Logistik (perusahaan khusus yang baru
dibentuk untuk menangani pasar logistik). Tahun depan juga akan menambah
investasi dengan jumlah yang sama.
3. Diversifikasi lahan untuk usaha
Lahan
PT Pos Indonesia di pusat dan daerah begitu luas sehingga akan
dimanfaatkan untuk pembangunan perusahaan jasa keuangan (semacam bank
kecil), pos mart (toko yang menjual barang konsumsi), hingga
hotel. Sehingga di kantor cabang PT Pos Indonesia akan ada bangunan
diversifikasi usaha tersebut. Perseroan memiliki sekitar 2.200 titik
kantor, tetapi baru 200 titik kantor pos yang sudah siap
didiversifikasi. Khusus di Bandung, perseroan sudah membangun dua hotel
dengan investasi Rp 75 miliar.
Kerja sama berupa pembangunan cabang PT Pos Indonesia di cabang Hotel Amaris seluruh Indonesia. Saat ini baru ada 100 titik hotel yang akan dikerjasamakan.(*)