Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Trofi EURO 2012 Diarak Keliling Polandia

Dalam turnamen sepak bola paling bergengsi setelah Piala Dunia ini, enam belas negara yang lolos kualifikasi akan bersaing ketat untuk menjadi juara

Tayang:
Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, WARSAWA - Trofi Piala Eropa 2012 mulai diarak keliling ke sejumlah kota di Polandia yang disambut secara antusias warga negara itu, sekitar dua bulan menjelang turnamen sepak bola bergengsi itu dibuka.

Bersama Ukraina, Polandia terpilih sebagai tuan rumah kejuaraan sepak bola antar negara Eropa, mulai 8 Juni sampai 1 Juli 2012 nanti. Dalam turnamen sepak bola paling bergengsi setelah Piala Dunia ini, enam belas negara yang lolos kualifikasi akan bersaing ketat untuk menjadi juara.

Empat tahun lalu, Spanyol menjuarai kejuaraan ini setelah mengalahkan Jerman 1-0 di turnamen yang digelar di Austria dan Swiss. Kejuaraan ini digelar setiap empat tahun dan pertama kali digelar pada 1960.

Kini, Polandia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka siap menggelar pesta sepak bola itu, setelah beberapa kalangan sempat mempertanyakan kesiapan mereka.

Kota bersejarah

Dan, setelah pekan lalu dikenalkan kepada masyarakat ibukota Warawa, warga kota pelabuhan bersejarah Gdanks pada pekan ini terlihat antusias untuk menunjukkan kepada dunia bahwa mereka siap menyambut kejuaraan memperebutkan trofi Henry Delaunay. Beberapa bekas pemain top negara itu pun dilibatkan.

"Setelah melihat piala ini, Anda pasti ikut larut untuk bersama-sama berjuang merebut piala itu di lapangan hijau," kata mantan pemain timnas Polandia era 70 dan 80-an, Andrzej Szarmach, yang ditunjuk sebagai duta Polandia selama kejuaraan itu digelar.

Szarmach yang pada masanya dikenal penyerang yang haus gol itu kemudian berkata: "Sebagai anggota tim nasional Polandia, saya hampir merebut Piala Dunia, yaitu sebanyak dua kali, tetapi pengalaman ini tak saya dapatkan pada Kejuaraan Eropa."

Dalam arak-arakan di Gdanks, piala itu sempat dibawa ke stadion Arena, salah-satu stadion yang akan digunakan selama kejuaraan. Demi menunjukkan sejarah penting kota Gdanks, piala itu juga diarak menuju pelabuhan Gdanks yang terkenal melalui gerakan buruh pimpinan Lech Walessa di masa akhir kekuasaan komunis.

Era Lato dan Boniek

Sebuah orkestra angkatan laut pun ikut menyambutnya ketika piala itu diarak dari atas kapal menyusuri pelabuhan. Rencananya, trofi itu akan diinapkan di kota itu selama dua hari agar publiknya dapat menikmatinya, serta berfoto di depannya.

Berbagai atraksi hiburan pun akan digelar, dengan antara lain menghadirkan selebriti dan bekas petinju terkenal Polandia Dariusz Michaczewski.

"Gdansk adalah tempat spesial, karena saya lahir di sini saya, saya dulu bermain sepak bola dekat stadion yang bakal dijadikan tempat laga kejuaraan ini. Betapa fantastis!" Kata Szarmach, yang memperkuat Polandia di Piala Dunia 1974, 1978 dan 1982.

Rencananya setelah dikenalkan di Gdanks, trofi ini akan diarak di Pozna, salah-satu kota yang juga ditunjuk sebagai penyelenggara beberapa pertandingan.

Sebelumnya trofi EURO 2012 diarak keliling di ibukota Warzawa, dan warga kota itu menyambut antusias, serta berharap kesebelasan Polandia -- yang kini kurang diperhitungkan dalam peta sepakbola Eropa -- dapat kembali disegani seperti di era Szarmach, Lato, Deyna atau Boniek.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved