A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Berkas Narkoba Pilot Lion Air Belum Dilimpahkan - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Timur

Berkas Narkoba Pilot Lion Air Belum Dilimpahkan

Selasa, 1 Mei 2012 20:07 WITA
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelimpahan berkas kasus narkoba yang menjerat pilot Maskapai Penerbangan Lion Air Indonesia, Hanum Adhyaksa, dari jaksa ke pengadilan masih simpang siur kepastian waktunya.

Hal itu karena pihak Kejari Makassar juga belum bisa menentukan kapan akan melimpahkan berkas perkaranya ke meja hakim.

Dalam kasus tersebut, juga menjerat tiga tersangka lainnya yakni Andi Hendra, pengusaha asal Makassar, dan dua wanita, Nurfadillah dan Irma Suryani.

“Kami belum bisa menentukan kapan kepastian pelimpahan berkasnya. Tapi yang jelas dalam waktu dekat,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Makassar Irwan Datuiding, saat dikonfirasi di kantornya, Selasa (1/5/2012).

Berdasarkan keterangan Irwan beberapa waktu lalu, seluruh berkas dakwaan serta pasal yang menjerat para tersangka dalam kasus tersebut dinilai sudah rampung.

Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran tertangkap tangan oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat  saat sedang pesta nyabu di salah satu hotel berbintang di Makassar Februari 2012 lalu.

“Untuk Hanum dan Andi Hendra kini keduanya ditahan di Rutan Klas 1 Makassar. Sementara Nurfadillah dan Irma Suryani kini keduanya ditampung di kantor BNNP untuk menjalani proses rehabilitasi,” ujar Irwan.

Sementara I Zam Zam, salah satu dari tujuh jaksa yang ditunjuk sebagai jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus ini mengaku telah melimpahkan berkas para tersangka ke pengadilan.

“Rencana hari ini memang berkasnya akan dilimpahkan ke pengadilan,” kata salah satu koordinator jaska di Kejati Sulsel ini.(*)
Editor: Ridwan Putra
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas