Kedinginan Tewaskan Mahasiswa STMIK di Malino
Korban bersama delapan rekannya mengunjungi daerah yang berada di ketinggian tersebut untuk berekreasi.
Tayang:
Editor:
Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Seorang
mahasiswa STMIK Dipanegara, Fadly Ashadi (20), yang tewas di Malino, Kabupaten Gowa, diduga kuat menghembuskan nafas terakhir akibat kehilangan suhu badan atau hipotermia saat melakukan kegiatan pendakian di
Lembah Ramma, Lereng Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Tinggimoncong,
Kabupaten Gowa, Minggu (29/4/2012).
Ia mengalami sesak nafas sebelum akhirnya meninggal dunia. Korban bersama delapan rekannya mengunjungi daerah yang berada di ketinggian tersebut untuk berekreasi.
Korban yang meninggalkan Kota Makassar menuju Kota Bunga, Malino masih dalam keadaan fit dan sehat. Namun, sesampainya di lokasi mahasiswa angkatan 2008 itu mengalami gangguan kesehatan karena diperkirakan pengaruh cuaca.
Korban yang tiba
di lokasi pada hari Sabtu (28/4/2012) mulai merasa kedinginan. Hal tersebut
dirasakan korban dari malam hingga pagi hari. Akibat kondisi korban yang
tak kunjung membaik, rekan
korban berinisiatif untuk membawa korban ke Puskemas Tinggimoncong.
Kondisi korban
yang tak kunjung membaik, membuat korban harus dilarikan ke Rumah Sakit
Syekh Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Namun, saat dalam
perjalanan, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir.(*)