A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

DPRD Sulsel Cari 45 Mobil Moko - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Timur

DPRD Sulsel Cari 45 Mobil Moko

Rabu, 25 April 2012 19:49 WITA
DPRD Sulsel Cari 45 Mobil Moko
ilham/tribun
Muchtar Tompo memperlihatkan LKPJ Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo 2011 yang dianggap keliru di Ruang Komisi B, Kantor DPRD Sulsel
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim B Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulsel mempertanyakan dana pengadaan Mobil Moko yang digagas Syahrul senilai Rp 2,9 miliar

Hal itu menyikapi isi Laporan Pertanggunjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo 2011 .

Pansus menduga dana untuk pengadaan mobil Moko sebanyak 45 unit yang diposkan dalam APBD Pemprov Sulsel tahun 2011 diselewengkan.

"Di laporan LKPJ Gubernur, halaman 585, dikatakan sudah ada mobil Moko sebanyak 45 unit. Tapi waktu kami periksa di pabrik mobil Moko, Jl Ir Sutami ternyata hanya ada lima unit. Tiga di pabrik, dan dua dipajang di rujab. Mobil Moko itu tidak diproduksi 45 unit. Jadi, sekarang kami tanya kemana uang APBD Rp 2,9 M itu," tanya anggota Tim B Pansus LKPJ Muchtar Tompo kepada Disperindag Sulsel dalam rapat LKPJ di ruang Komisi B, Kantor DPRD Sulsel, Makassar, Rabu (25/4/2012).

Menurut Muchtar Tompo yang juga Legislator Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPRD Sulsel ini, mobil Moko yang dilaporkan diserahkan ke UKM dalam bentuk hibah itu mestinya sudah terealisasi karena duit Rp 2,9 M itu sudah melayang sejak 2011.(*)
Penulis: Ilham
Editor: Ridwan Putra
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas