Dokter Ahli Dukung Ranperda Larangan Merokok
Harun mengaku sangat mendukung usulan Ranperda Kawasan Tanpa Rokok di Makassar. Menurutnya, asap rokok saat ini ada di hampir seluruh tempat
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Ridwan Putra
Rokok mengandung 4.000 zat kimia beracun. Zat tersebut dapat pula memicu
berbagai penyakit lainnya seperti kanker otak, kanker payudara,
impotensi, gangguan pernafasan, gangguan pencernaan, gangguan ginjal,
tuberkulosis, dan gangguan kehamilan dan janin.
Penderita penyakit akibat asap rokok setiap hari meningkat. "Sebanyak 90 persen penderita kanker paru disebabkan asap rokok," kata
dokter spesialis penyakit dalam dr Harun SpPd kepada Tribun di Makassar,
Rabu (25/4/2012).
Harun mengaku sangat mendukung usulan Ranperda Kawasan Tanpa Rokok di
Makassar. Menurutnya, asap rokok saat ini ada di hampir seluruh tempat.
Udara di tempat atau kawasan merokok baru steril dari zat kimia
berbahaya bersumber dari asap rokok setelah enam jam. Jarak aman agar
tak terkontaminasi asap rokok adalah radius satu hingga dua meter.(*)