Pep Dikiritik Sering Mainkan Pemain Muda
"Media seharusnya menyerang saya atau pemain-pemain senior lainnya," kata Guardiola seperti dilansir ESPNSoccernet.
Setelah menderita kekalahan 1-2 dari Madrid di Camp Nou, kini Barca mengusung misi membalikkan defisit satu gol kontra Chelsea dalam laga leg kedua semifinal Liga Champion, apabila ingin tampil kembali di babak final.
Guardiola dikritik untuk taktik dan pemilihan pemain. Selain itu, media-media Spanyol mempertanyakan keputusan Pep yang lebih senang menurunkan pemain-pemain muda seperti Cristian Tello saat menghadapi Madrid.
"Media seharusnya menyerang saya atau pemain-pemain senior lainnya," kata Guardiola seperti dilansir ESPNSoccernet. "Ia melakoni laga yang sangat bagus. Maksud saya, peluang-peluang berbahaya yang kami dapatkan diciptakan olehnya."
Meski terus mendapatkan tekanan untuk taktik dan pemilihan pemain, tapi pelatih berusia 41 tahun tersebut mengatakan tidak mendapat tekanan yang berlebihan. Pep mengakui memberikan kepercayaan penuh pada para pemainnya ketika tampil.
"Saya tidak tahu apakah kali ini merupakan momen terpenting sepanjang karir saya sebagai seorang pelatih. Namun, saya selalu menghadapi tantangan-tantangan seperti ini dengan penuh optimisme, karena saya percaya dengan para pemain dan juga tim," ungkapnya.
"Ketika Anda mengalami kekalahan, sehari setelah pertandingan Anda akan merasa sedikit kecewa, tapi setelah itu Anda akan mendapatkan kepercayaan kembali. Saya merasa optimistis, karena saya sangat mengenal mereka dan kami berusaha menampilkan yang terbaik," jelas eks punggawa Brescia tersebut.
"Kami berusaha melingkupi semua yang penting, jadi kami hanya perlu berusaha dan melakukan hal tersebut. Kami akan menganalisa tantangan, dan saya pikir kami akan menghadapi tantangan lainnya selama bertahun-tahun. Meski begitu, saya tidak memberitahu apakah ini merupakan tantangan terpenting sepanjang hidup saya," jelasnya.(*)