Palopo Belum Deteksi Penyebaran Cacar Jerman
Palopo Belum Deteksi Penyebaran Cacar Jerman
Penulis: Sudirman | Editor: Muh. Irham
Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Palopo dr Ishak Iskandar mengatakan yang ada di Kota Palopo hanyalah cacar air atau varicella.
Dari informasi yang berkembang saat ini beberapa kabupaten yang telah terkena penyakit Rubella seperti Sinjai dan Bulukumba.
Rubella, dikenal dengan nama "campak jerman" atau campak tiga hari, adalah infeksi yang utamanya mengenai kulit dan kelenjar getah bening. Ia adalah suatu infeksi virus menular, yang menimbulkan gejala yang ringan, misalnya nyeri sendi dan ruam (kemerahan) kulit. Berbeda dengan campak, rubella tidak terlalu menular.
Virus rubella ditularkan melalui percikan ludah penderita atau karena kontak dengan penderita. Penyakit ini juga ditularkan dari ibu hamil kepada janin yang berada di dalam kandungannya.
Penderita bisa menularkan penyakit ini pada saat 1 minggu sebelum munculnya ruam sampai 1 minggu setelah ruam menghilang.
Tidak ada pengobatan khusus untuk campak Jerman. Untuk menurunkan panas bisa diberikan asetaminofen.
Gejala mulai timbul dalam waktu 14-21 hari etelah terinfeksi. Pada anak-anak, gejalanya diawali dengan rasa tidak enak badan selama 1-5 hari, demam yang tidak begitu tinggi (38 Celsius), disertai pembengkakan kelenjar getah bening kepala dan leher, kadang disertai nyeri sendi. Tidak terdapat nyeri tenggorokan, tetapi tenggorokan hanya terlihat agak merah.
Pada dewasa, gejala awal tersebut sifatnya ringan atau sama sekali tidak timbul.
Ruam (kemerahan kulit) muncul dan berlangsung selama 3 hari. Pada mulanya ruam timbul di wajah dan leher, lalu menyebar ke batang badan, lengan dan tungkai. Pada langit-langit mulut timbul bintik-bintik kemerahan. (*/tribun-timur.com)