• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribun Timur
Home » News » Politik

KPU Makassar Undang 20 Cawali Makassar

Minggu, 22 April 2012 18:15 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar
mengumpulkan sejumlah figur bakal calon Wali Kota Makassar di Pemilihan Wali Kota Makassar 2013 nanti di Kantor KPU Makassar, Senin (23/4).

Anggota KPU Kota Makassar, Nurmal Idrus mengatakan Komisioner  bersama
mereka akan "Ngopi" (Ngobrol Politik dan Demokrasi)  serta menyampaikan beberapa penjelasan penting terkait tahapan Pilwali.

"Kumpul-kumpul saja sama bakal calon wali kota (Makassar) sambil "Ngopi". Belum ada keputusan mengenai pilwali, hanya ada beberapa penjelasan penting terkait  tahapan," kata Nurmal via SMS kepada Tribun, Minggu (22/4).

Lebih lanjut, Nurmal mengatakan mereka yang akan diundang dalam pertemuan tersebut adalah yang pernah menyatakan keinginannya sebagai calon Wali Kota Makassar.

Namun Nurmal menegaskan, kehadiran mereka dalam pertemuan tersebut bukan dalam kapasitas sebagai calon Wali Kota Makassar tetapi sebagai tokoh masyarakat. Menurutnya, KPU Kota Makassar belum mengenal calon wali kota karena tahapannya belum dimulai.

"Semua yang pernah menyatakan keinginannya (jadi wali kota) kita undang. Tapi walaupun tidak pernah memasang baliho, kalau kita anggap dia adalah tokoh juga tetap kita undang, soal hadir atau tidak tergantung masing-masing," kata Nurmal.

Ia mengungkapkan, ada sekitar 20 figur cawali yang diundang untuk "ngopi". Beberapa diantaranya telah menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam acara tersebut.

Diantara yang telah siap hadir seperti calon Wali Kota Makassar dari PDK Adil Patu, calon independen Rusdin Abdullah, dan politisi Demokrat Sulsel Andry S Arief Bulu kemungkinan akan diwakili oleh orang kepercayaannya.(*/tribun-timur.com)
Editor: Muh. Irham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
87485 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas