Messi Tak Pernah Berniat Pindah dari Barcelona
Messi Tak Pernah Berniat Pindah dari Barcelona
DALAM sepak bola, segalanya bisa terjadi. Begitu yang sering dikatakan insan sepak bola. Hal itu juga diakui bintang Barcelona, Lionel Messi.
Messi bersama Barcelona akan datang ke Inggris, melawan Chelsea pada leg pertama babak semifinal Liga Champions, Rabu atau Kamis (18/4/2012) dini hari WIB. Inggris merupakan liga yang menggairahkan bagi banyak pemain, karena banyak klub yang menawarkan gaji tinggi. Kompetisinya juga sangat ketat.
Messi mengakui sangat menyukai sepak bola Inggris. Namun, ketika ditanya apakah suatu saat tertarik merasakan Premier League dan pindah ke Inggris, Messi dengan mudah menemukan jawabannya.
Apa jawaban Messi? Berikut wawancara The Sun dengan Pemain Terbaik Dunia itu.
Pernah berpikir pindah ke Inggris?
"Aku
tak pernah berpikir keluar dari Barcelona. Hatiku sudah bersama klub
ini dan aku tak bisa membayangkan jika suatu hari aku harus meninggalkan
klub ini."
Tidakkah mungkin suatu saat nanti pikiranmu berubah?
"Sudah
menjadi ketetapan hati dan keinginanku untuk tetap bertahan di sini
sejak hari pertama aku datang dan tak ada yang bisa menggoraku berubah
pikiran."
Bukankah dalam sepak bola segalanya mungkin terjadi?
"Saya
bisa menerima bahwa Anda tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di
masa depan. Tapi, ini sudah menjadi keputusanku dan aku akan bahagia
jika mengakhiri karier di klub ini."
Messi mengakui dia sangat menyukai sepak bola Inggris. Bahkan, dia masih sering menonton pertandingan Premier League lewat televisi. Namun, kecintaannya kepada sepak bola Inggris hanya sebatas cinta seorang penonton.
"Premier League memang sangat menarik dan setiap aku punya waktu maka akan menonton pertandingannya lewat televisi. Ada sesuatu yang membuatku mengagumi sepak bola Inggris."
Apa yang membuatmu menyukai Premier League?
"Liga
ini sangat kompetitif dan memiliki kecepatan yang fenomenal. Mereka
bermain dengan hatu, banyak emosi, seangat, dan determinasi."
Bagaimana tentang suporternya?
"Suporter mereka sangat antusias, bergairah, dan sangat fair. Aku tahu dari pengalamanku bermain melawan klub-klub Inggris. Aku bisa merasakan betapa suporter mereka mengaresiasi sepak bola yang baik dan para bakatnya."
Bagaimana tentang klub-klub Inggris?
"Mereka
sangat keras, kuat, dan menonjol dalam hal fisik. Tapi, begitu
pertandingan selesai, mereka bersikap ramah, fair, dan sopan meski
mengalami kekalahan."
Lalu, kenapa kamu tak pernah berpikir suatu hari nanti bermain di Inggris?
"Aku tak bisa membayangkan suatu saat nanti bermain di Inggris. Sangat berat untuk meninggalkan klubku. Ini (bermain di liga lain) bukan hal yang pernah aku pikirkan atau pertimbangkan."
Musim ini Messi makin tampil luar biasa. Dia sudah mencetak 63 fol di semua kompetisi, menyamai rekor pemain Everton, Dixie Dean, pada musim 1927-28. Bahkan, Messi bisa juga menyamai rekor pemain Ferencvaros, Ferenc Deak, yang mencetak 66 gol dalam satu musim di semua kompetisi pada musim 1972-73.
Namun, prestasi individual seperti itu tak terlalu menjadi pikiran Messi. Menurut peraih tiga gelar Pemain Terbaik Dunia secara berturut-turut itu, kemenangan tim jauh lebih penting.
"Gol hanya akan penting jika membawa kesuksesan tim. Jika gol-gol itu tak membawa kesuksesan tim, maka tak penting lagi. Aku lebih memikirkan mengejar kesuksesan kolektif daripada kesuksesan pribadi. Aku mencetak gol demi gol karena bermain bersama pemain-pemain hebat, benar-benar berbakt. maka, tanpa mereka aku tak akan bisa mencetak gol secara reguler seperti sekarang ini."
Kamu tak terlalu berpikir prestasi pribadimu?