125 Pelajar Tidak Ikut UN di Bone
Tribun Timur - Senin, 16 April 2012 17:12 WITA
Berita Terkait
- 214 Desa di Bone Jadi Percontohan Pupuk Subsidi
- KPJKB Kutuk Pengrusakan Kantor Radar Bone
- Mabuk Bawa Motor, Warga Lamuru Tewas
- Danpuspomad Cek Kemampuan IT PM Bone
- Kepala Desa Barugae Bone Aniaya Warganya
- Banyak Ruko di Bone Melanggar Aturan IMB
- 44 Rumah di Keluarahan Ta' Bone Terendam Air
- Kapolres se-Sulselbar Hadir di Bone
- Kapolda Sulsel Kunjungi Bupati Bone Sore Ini
- Asrama Bone Diserang Kelompok Misterius
TRIBUN-TIMUR.COM, WATAMPONE - Ujian Nasional untuk hari pertama di Kabupaten Bone tidak diikuti oleh
semua peserta UN, Senin (16/4/2012).
Dari data yang dihimpun Dinas Pendidikan, sebanyak 125 pelajar untuk tingkat SMA, MA dan SMK tidak mengikuti ujian. Tiga di antaranya telah melapor untuk mengikuti ujian susulan.
Untuk tingkat SMA sebanyak 60 siswa tidak mengikuti ujian , 13 pelajar untuk jurusan IPA tidak mengikuti ujian sedangkan untuk jurusan IPS 44 pelajar dan tiga siswa dari jurusan bahasa.
Adapun untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 37 siswa tidak mengikuti ujian, untuk jurusan IPA sebanyak 20 pelajar, jurusan IPS 16 pelajar dan jurusan bahasa satu orang. Sementara tingkat menengah kejuruan sebanyak 28 orang tidak mengikuti ujian.
"Kami baru menerima tiga laporan untuk mengikuti berita susulan. Sementara yang lainnya belum kami terima, " jelas Kepala Bidan SMA, MA, SMK Drs Nur Salam.(*)
Dari data yang dihimpun Dinas Pendidikan, sebanyak 125 pelajar untuk tingkat SMA, MA dan SMK tidak mengikuti ujian. Tiga di antaranya telah melapor untuk mengikuti ujian susulan.
Untuk tingkat SMA sebanyak 60 siswa tidak mengikuti ujian , 13 pelajar untuk jurusan IPA tidak mengikuti ujian sedangkan untuk jurusan IPS 44 pelajar dan tiga siswa dari jurusan bahasa.
Adapun untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 37 siswa tidak mengikuti ujian, untuk jurusan IPA sebanyak 20 pelajar, jurusan IPS 16 pelajar dan jurusan bahasa satu orang. Sementara tingkat menengah kejuruan sebanyak 28 orang tidak mengikuti ujian.
"Kami baru menerima tiga laporan untuk mengikuti berita susulan. Sementara yang lainnya belum kami terima, " jelas Kepala Bidan SMA, MA, SMK Drs Nur Salam.(*)
Penulis : Mahyuddin
Editor : Ridwan Putra
