Para Wartawan Adu Tembak di Mako Kopassus
di lapangan tembak Rama-Shinta di Kompleks Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (14/04/2012).
Dalam lomba tersebut, pihak Kopassus melibatkan sekitar 97 wartawan dari berbagai macam media nasional, yang langsung dibimbing oleh anggota Densat 81, tim penanggulangan antiteror.
Untuk senjata yang digunakan oleh para wartawan untuk lomba latihan menembak ini dengan senjata tipe MP5 kelas submachinegun, produksi Heckler and Koch, Jerman. Masing-masing peserta, diberi lima peluru, untuk menembak sasaran kertas, dan dua lempengan besi.
Senjata tersebut, adalah senjata yang umum digunakan oleh pasukan antiteror di seluruh dunia, karena keunggulannya dalam pertarungan jarak dekat.
Dua peserta dengan nilai tertinggi, akan kembali diadu dengan konsep kompetisi yang berbeda, yakni menembak lima lempengan besi dengan senjata MP5, dan dengan pistol Sig Sauer, yang juga buatan jerman. Kali ini, dua peserta itu bersaing dengan wakil Danjen Kopassus, Brigjend Doni Monardo, yang akhirnya muncul sebagai pemenang.
Kepala Penerangan Kopassus Letkol Infantri Taufiq Shobri menjelaskan, bahwa pelibatan insan media dalam memeriahkan HUT Kopassus ke 60 tahun ini dengan mengikutsertakan lomba menembak adalah untuk mengakrabkan kembali antara istitusi Kopassus dengan masyarakat melalui media sebagai wadah silahturahmi.
"Jadi kita sekarang ini untuk lebih mengakrabkan kembali, jadi kan hubungan yang dekat menjadi lebih baik kedepannya," katanya.(*)