• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Timur

Kapolda Aceh Kesal dengan Pelaku Kerusuhan di Gayo Lues

Kamis, 12 April 2012 09:40 WITA
Blangkejeren, Tribun-Timur.com--Kapolda Aceh, Irjen (Pol) Iskandar Hasan menyatakan sangat kecewa campur kesal atas terjadinya kerusuhan massal di Gayo Lues (Galus) sejak Selasa hingga Rabu (11/4/2012) kemarin yang menyebabkan satu mobil operasional dan kantor KIP setempat serta lima kantor camat dibakar massa. Ia berjanji akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kerusuhan itu.

“Tidak ada toleransi bagi pelaku kerusuhan. Siapa pun pelakunya, apakah ia calon bupati/wakil bupati, komisioner KIP, panwas, dan pihak lainnya yang membuat keributan di Gayo Lues, tetap kita periksa dan proses secara hukum,” ujar Kapolda Aceh, Irjen (Pol) Iskandar Hasan dalam nada tinggi kepada pers di teras Gedung DPRA, Rabu (11/4/2012) kemarin, seusai pembukaan Musrenbang Aceh 2012.

Terkait dengan latar belakang penyerangan itu, Kapolda Aceh mengatakan, pihak yang merasa dirugikan atau tidak puas dengan kinerja KIP atau panwas karena mungkin berpihak kepada salah satu kandidat, maka sikap protes yang disampaikan janganlah dengan tindakan melanggar hukum. Misalnya, memobilisasi massa pendukung untuk berbuat rusuh, membakar mobil dan fasilitas umum, sehingga merugikan masyarakat dan pemerintah.

Pj Gubernur Aceh, Ir Tarmizi A Karim MSc memerintahkan Pj Bupati Galus untuk menyelesaikan kerusuhan massa pascapencoblosan pilkada itu dengan baik dan secepatnya.

Kepada para bupati dan wali kota yang hadir dalam Musrenbang di Gedung DPRA itu, Tarmizi meminta agar segera setelah menyampaikan programnya, langsung kembali ke daerah untuk memantau dan mengendalikan situasi ancaman dan gangguan keamanan yang akan terjadi di daerah masing-masing pascapenghitungan suara yang sedang berlangsung.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribunnews.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
86499 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas