Dahlan Iskan Imbai Petani Pakai Mesin Buatan Indonesia
Tribun Timur - Rabu, 11 April 2012 09:53 WITA

Dahlan Iskan Imbau Petani Gunakan Mesin Penggiling Buatan Indonesia
Berita Terkait
- Besok, Smansa Maros Umumkan Hasil UN
- PMII Maros Gelar Baksos di SMA 11 Maros Baru
- Maros Siapkan Pemanjat Terbaik di Kejurda FPTI
- Satlantas Maros Minimalisir Korban Rembang 10
- Bupati Maros Mutasi 58 Kepsek
- Enam Kepala Daerah se-Indonesia Kumpul di Maros
- Runway Bandara Makassar di Atas Jalan Kampong Cedde
- PMI Maros Kumpulkan 200 Kantong Sampah
- Mobil Internet Maros Beroperasi Lagi
- Jamsostek Buka Cabang di Maros
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Setelah melakukan panen perdana di Desa Alatengngae Kecamatan
Bantimurung, Maros, Rabu (11/4/2012), Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan
menyerahkan bantuan berupa sembako pada beberapa kelompok tani di desa
tersebut.
Kedatangannya disambut antusias oleh warga. Ia juga sedikit mempresentasekan mesin penggiling padi buatan Indonesia sendiri. Jika dibandingkan dengan buatan luar negeri yang harganya mencapai Rp 250 juta.
Dahlan mengaku mesin tersebut merupakan mesin generasi terbaru yang dapat digunakan sejak petani berangkat dari rumah. Mesin itu menggunakan roda dan sesampainya di sawah mesin diganti dengan rantai.
Namun yang terjadi di desa ini para petani masih memakai mesin penggiling ukuran kecil. Di dalam presentasenya yang berapi api itu ia menekankan BUMN tidak boleh membeli mesin dari luar negeri. Makanya menjadi tugasnya mengunjungi kelompok tani dan mempresentasekan mesin penggiling padi buatan Indonesia.(*)
Kedatangannya disambut antusias oleh warga. Ia juga sedikit mempresentasekan mesin penggiling padi buatan Indonesia sendiri. Jika dibandingkan dengan buatan luar negeri yang harganya mencapai Rp 250 juta.
Dahlan mengaku mesin tersebut merupakan mesin generasi terbaru yang dapat digunakan sejak petani berangkat dari rumah. Mesin itu menggunakan roda dan sesampainya di sawah mesin diganti dengan rantai.
Namun yang terjadi di desa ini para petani masih memakai mesin penggiling ukuran kecil. Di dalam presentasenya yang berapi api itu ia menekankan BUMN tidak boleh membeli mesin dari luar negeri. Makanya menjadi tugasnya mengunjungi kelompok tani dan mempresentasekan mesin penggiling padi buatan Indonesia.(*)
Penulis : Darwis
Editor : Ridwan Putra
