Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rapat BBM Memanas, Sidang Sempat Diskors

Rapat BBM Memanas, Sidang Sempat Diskors

Tayang:
Editor: Muh. Irham

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR yang membahas rencana menaikkan harga BBM bersubsidi mulai memanas. Rapat di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (26/3/2012) itu, dibuka sekitar pukul 11.00 WIB dan dihadiri Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Dua juru bicara Fraksi DPR yakni PDI-P dan Gerindra mulai unjuk diri. Keduanya tegas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Anggota Banggar dari PDI-P, Dolfi OVP, mengatakan partainya tetap konsisten dalam rapat sebelumnya agar postur APBN dibahas di sidang Paripurna DPR pada 29 Maret 2012 mendatang.

"Itu harus diputuskan di paripurna sebelum bahas postur APBN. Kita tetap disitu karena sesuai UU MD3 dan Tatib DPR akomodir itu," ujar Dolfi.

Sementara Juru Bicara Gerindra, mengatakan pihaknya tidak ingin pembahasan APBN deadlock.

"Kita ingin segera ini diputuskan. Pandangan Gerindra sampai semalam apakah kita bahas terkait dengan besaran subsidi pada UU APBN Pasal 7 Ayat 6 agar dibawa ke paripurna DPR. Bagi kami bahwa dua keputusan itu satu-kesatuan," katanya.

Anggota Fraksi Demokrat, Jhonny Allen, mengatakan besaran kenaikan harga BBM akan dibahas. "Sebab sebelumnya kita sudah memulai tahapan-tahapan," ujarnya.

Karena Gerindra dan PDI-P masih menolak maka rapat kemudian ditunda sekitar 30 menit untuk memberikan kesempatan kepada Gerindra dan PDI-P melakukan pembicaraan internal partainya.(*/tribun-timur.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved