Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

citizen reporter

KNPI Kota Baru Kunjungi Maros

Kuliner khas Bugis-Makassar buatan Maros ini sudah dikemas secara eksklusif dan sudah dipasarkan di beberapa toko ole-ole Makassar

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ridwan Putra
Ilham Halimsyah
Wakil Ketua KNPI Maros Bidang Ekonomi dan Investasi
melaporkan dari Maros

Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan melakukan kungjungan silaturrahmi ke Kabupaten Maros, Senin (19/3/2012).

Pengurus KNPI Kota Baru itu berjumlah 10 orang dan dipimpin oleh Wakil Ketua I KNPI Kota Baru, Syariansyah. Kedatangan mereka guna mengikuti pelatihan usaha kecil menengah pemuda yang berlangsung di Kota Makassar.

Rombongan ini diterima Wakil Ketua I KNPI Maros Lory Hendrajaya, Sekretaris KNPI Maros Marjan Massere dan sejumlah pengurus KNPI Maros. Kedatangan mereka diterima di kantor KNPI Maros, di Jl Gladiol No 17 Maros, kemudian berlanjut di Transcoffe Maros untuk melakukan dialog.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab itu, kami membincangkan potensi dan perkembangan kedua daerah. Mulai dari batubara hingga kuliner. Kota Baru memang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu bara di Kalimantan, selain batubara hasil tambang lainnya.

Saat perbincangan mengulas soal pembinaan pemuda dalam ekonomi kerakyatan dan peran KNPI dalam membangun perekonomian daerah, KNPI Maros berkesempatan memperkenalkan kuliner khas Bugis-Makassar, yakni baruasa, putu kacang dan kripik wijen yang dikelola salah satu tokoh pemuda Maros, Alimin Assaggaf.

Kuliner khas Bugis-Makassar buatan Maros ini sudah dikemas secara eksklusif  dan sudah dipasarkan di beberapa toko ole-ole Makassar, termasuk di kawasan Bandara Sultan Hasanuddin. Bahkan sudah dijual ke Jakarta, Surabaya, Jayapura dan berbagai kota di Indonesia.

Alimin Assaggaf mengaku ingin menjadikan putu kacang sebagai sebuah gerakan kebudayaan dan ekonomi. Sebuah ikhtiar untuk menjadikan makanan tradisional Bugis Makassar bisa bersejajar dengan Bika Ambon dari Medan, Manisan Pala dari Manado, empek-empek dari Palembang, serta Amplang dari Kalimantan.(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved