PSSI Akan Dirikan Sekolah Sepakbola di Sulsel
Tribun Timur - Minggu, 18 Maret 2012 10:06 WITA

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin
Berita Terkait
- Ketidakjelasan Kontrak PSM Penyebab Spaso Hengkang
- Ilija Spasovic Tak Akan Kesepian di Kalimantan
- Spaso Tinggalkan PSM
- Jeda Sebulan, Perbanyak Uji Coba
- Jika Rahmat cs Sembuh, Petar Yakin Tiga Besar
- Rico Ceper Ikut Bela PSM All Star
- Hemat, Jumlah Pemain PSM Akan Dikurangi
- Di Persepam Madura, Gaji Dewa Jauh di Atas PSM
- Petar Tak Turunkan Rahmat-Satrio Lawan Semen Padang
- Sumirlan : Pemain PSM Sekarang Terlalu Jabe
TRIBUN-TIMUR.COM, PALANGKARAYA - Ketua
Umum PSSI, Djohar Arifin Husin mengatakan, selama empat tahun
kepemimpinannya ke depan, akan benar-benar melakukan penggemblengan dan
kaderisasi terhadap pemain sepak bola nasional di Indonesia.
Salah
satunya, papar dia, dengan membangun sekolah sepak bola atau yang lebih
dikenal dengan Akademi Nusantara pada enam provinsi di Indonesia, salah
satu lokasi yang akan dibangun di Kalteng.
Menurut
dia, saat ini sekolah Akademi Nusantara akan dikembangkan dan akan
dibangun di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Papua, Maluku dan Nusa
Tenggara Barat.
"Di
sana anak anak muda yang berumur 14 sampai 15 tahun ini digembleng,
dilatih oleh pelatih yang benar-benar profesional di bidangnya dengan
latihan menendang, bertahan, menyerang dan lainnya. Diharapkan dari
sekolah-sekolah inilah nantinya akan tumbuh bibit-bibit sepak bola yang
handal untuk dijadikan sebagai pemain timnas," katanya saat di
Palangkaraya, Minggu (18/3/2012).
Dikatakan
dia, Kalteng sangat potensial dibangun Sekolah sepak bola itu, karena
alamnya yang sangat mendukung, karena di Kalteng masih banyak lahan yang
potensial untuk dibangun sekolah sepak bola tersebut.
"Ini
adalah program kedepan kami, sehingga dari sekolah sekolah yang ada itu
akan tumbuh tunas-tunas yang handal dalam bermain sepak bola, sehingga
kita tidak kehabisan pemain handal," katanya.(*)
Editor : Ridwan Putra
Sumber : Tribunnews.com
