Mandiri dan Permata Bakal Turunkan Bunga Deposito
Mandiri dan Permata Bakal Turunkan Bunga Deposito
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Perbankan bakal mengikuti penurunan suku bunga penjaminan simpanan yang kini di level 5,5 persen dengan menurunkan suku bunga deposito. PT Bank Permata Tbk (BNLI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) termasuk yang tengah mengkaji penyesuaian tersebut.
"Pada prinsipnya kami mengikuti perkembangan pasar di mana suku bunga cenderung menurun. Kami juga merencanakan untuk menurunkan suku bunga deposito kami dalam waktu dekat," beber Direktur Wholesale Banking Bank Permata Roy Arfandy, Rabu (14/3/2012).
Menurut Roy dengan adanya penurunan suku bunga, biaya dana alias cost of fund juga akan ikut turun. Hal ini nantinya juga akan berpengaruh pada suku bunga pinjaman juga akan disesuaikan.
Bank Mandiri juga akan melakukan langkah yang sama terkait penurunan suku bunga deposito. Direktur Keuangan Bank Mandiri mengungkapkan pihaknya akan melakukan penyesuaian tingkat bunga deposito mengikuti LPS.
Sementara, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) belum melihat perlunya penurunan suku bunga deposito saat ini. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan bunga deposito BCA sudah sesuai penjaminan. "Deposito di BCA juga sedikit, jadi tidak mempengaruhi cost of fund," klaim Jahja.
Sekedar catatan, dari total dana pihak ketiga (DPK) BCA, komposisi deposito berkisar 22 persen dari total DPK sedangkan 78 persen merupakan tabungan dan giro. BCA belum berencana mengubah komposisi ini dalam waktu dekat.
Mengacu pada pusat data KONTAN, per Rabu, (13/3) suku bunga deposito Bank Mandiri berkisar dari 4,63 persen-5,38 persen, Bank Permata 4,50 persen-5,25 persen, dan BCA 5,38 persen-5,88 persen. (*/tribun-timur.com)