• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Timur

Mahasiswa Takalar "Serang" Burhanuddin Baharuddin

Senin, 12 Maret 2012 14:40 WITA
Mahasiswa Takalar
Aksi Unjuk Rasa Kasus Bansos
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Takalar berunjuk rasa kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Senin (12/3/2012).

Kedatangan mereka terkait kasus bansos Sulsel yang diduga turut dinikmati dan dikembalikan seorang Anggota DPRD Sulsel Burhanuddin Baharuddin.

Burhanuddin dianggap turut membekingi pihak tertentu untuk mendapatkan dana bansos. Setelah kasus bansos terkuak, sejumlah pejabat mengembalikan dana bansos yang diterima.

Burhanuddin melalui lembaganya dianggap salah satu anggota dewan yang mengembalikan Rp 50 juta.

Karena itu, mahasiswa bersangkutan mendesak penyidik memeriksa Burhanuddin Baharuddin yang diduga terlibat kasus bansos Pemprov Sulsel yang ditaksir merugikan negara senilai Rp 8,8 miliar.

"Kami meminta agar kejaksaan segera memanggil serta memeriksa Burhanuddin terkait dugaan adanya pengembalian dana senilai Rp 50 juta ke Kas Pemprov Sulsel 17 Februari lalu," teriak Koordinator Aksi Sumarlin di halaman kantor Kejati Sulsel.

Berdasarkan pemberitaan disejumlah media sebelumnya, Burhanuddin Baharuddin yang juga adalah anggota DPRD Sulsel disinyalir telah mengembalikan duit bansos. Pengembalian ini pun dilakukan oleh pesuruhnya lantaran dana senilai Rp 50 juta pernah mengalir ke lembaga yang dimiliki Burhanuddin.

"Tidak mungkin seorang cleaning servis bisa menerima dan mengembalikan dana bansos tanpa ada yang suruh alias atasannya,"ujarnya.

Unjuk rasa ini sebelumnya diwarnai dengan pembakaran ban bekas, bahkan mereka juga tampak membentakkan spanduk serta foto politisi Golkar Takalar ini. "Adili, dan tangkap koruptor,"kata Sumarlin meminta agar Burhanuddin segera di periksa.(*)
Editor: Ridwan Putra
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
83408 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas