Jumat, 28 November 2014
Tribun Timur
Home » News » Politik

Warga Takalar Jual Nasi untuk Bantu KPU

Kamis, 8 Maret 2012 20:49 WITA

Warga Takalar Jual Nasi untuk Bantu KPU
TAKALAR, TRIBUN-TIMUR.COM -  Pengunduran jadwal Pemilukada Takalar 2012 dari semula Juli menjadi Oktober karena alasan kendala dana, sesuai hasil rapat pleno terakhir KPU Takalar, membuat banyak warga prihatin.
Sebagai bentuk keprihatinan, mereka menggalang dana dengan cara sederhana melalui bazar.
Bazar ini berlangsung di Warkop Cikalia, Takalar, Kamis (8/3) siang hingga malam. Panitia bazar menawarkan aneka menu minuman dan makanan.

Menu minuman yang ditawarkan antara lain kopi, teh, dan aneka jus. Untuk makanan, tersedia beberapa pilihan, seperti nasi goreng, nasi campur, nasi rawon, mie kering, dan bakso.
Harga minuman rata-rata Rp 10 ribu, sedangkan makanan Rp 20 ribu.

Rencananya, uang yang terkumpul dari bazar ini akan diserahkan ke KPU Takalar untuk "menalangi" dana pemilukada.

Sebelumnya, Pemkab Takalar mengusulkan penundaan pemilukada karena dana dari APBD Takalar 2012 tidak bisa kucur secepatnya.
Padahal, APBD 2012 ini sudah disahkan
Februari lalu.

Karena pengunduran jadwal itu, maka tahapan pemilukada juga ikut mundur. KPU rencananya  baru akan memulai tahapan pada Mei.

Selain bazar, sejak akhir pekan lalu, aktivis mahasiswa dan LSM di Takalar menggalang dana Pemilukada Takalar 2012 melalui pengumpulan koin. (*/tribun-timur.com)
Penulis: Rasni
Editor: Muh. Irham

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas