Senin, 25 Mei 2015

Harga Sembako Dahului Kenaikan BBM

Kamis, 8 Maret 2012 08:02

Harga Sembako Dahului Kenaikan BBM
Tribunnews.com
Ilustrasi: Aktifitas di sebuah pasar tradisional.

Hal itu terpantau pada harga kebutuhan pokok di Pasar Panorama, Kota Bengkulu. Di sana sudah terjadi kenaikan rata-rata Rp 2.000.

Ayu Gadis, pemilik warung makan di daerah Padang Harapan, Kota Bengkulu, Rabu, mengatakan, kenaikan harga bahan makanan di Pasar Panorama terjadi sejak seminggu terakhir. Ayu berharap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak menyebabkan harga barang kebutuhan pokok melonjak lagi.

Harga telur, misalnya, naik dari Rp 27.000 menjadi Rp 29.000 per karpet (30 butir), harga minyak goreng curah naik dari Rp 9.800 menjadi Rp 12.000 per kilogram, dan gula pasir Rp 11.000-Rp 12.000 per kilogram. ”Telur yang Rp 29.000 per karpet itu bentuknya kecil-kecil. Telur yang paling bagus bisa Rp 31.000 per 30 butir,” kata Ayu.

Di Palu, Sulawesi Tengah, harga berbagai jenis bahan pokok sudah merangkak naik. Berdasarkan pengamatan di Pasar Masomba, salah satu dari tiga pasar tradisional di Kota Palu, harga beberapa jenis bahan kebutuhan pokok, seperti gula pasir, telur, beras, dan minyak goreng, mulai naik.

Harga beras cimandi yang sebelumnya Rp 7.900 per kg kini menjadi Rp 8.000 per kg dan harga beras C4 naik dari Rp 7.500 menjadi Rp 7.600 per kg. Sementara harga gula pasir dari Rp 10.500 menjadi Rp 11.000 dan minyak goreng dari Rp 11.000 menjadi Rp 13.000.

Para pedagang Pasar Masomba mengatakan, naiknya harga beberapa jenis kebutuhan pokok tersebut disebabkan pasokan yang berkurang. Rais, pedagang beras, membenarkan pasokan beras dari produsen dalam dua pekan ini berkurang karena panen belum berlangsung, sementara permintaan masyarakat meningkat.

Kepala Seksi Sarana Usaha dan Prasarana Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Sulawesi Tengah Rudi Zulkarnain mengatakan, berdasarkan pantauan di Pasar Masomba, Bambaru, dan Manonda di Kota Palu, ada beberapa jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan harga. Namun, diakuinya, masih pada batas wajar.

Halaman123
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas