Longsor di Luwu, Warga Bastem Terisolir
Tribun Timur - Rabu, 7 Maret 2012 14:42 WITA

Salah satu ruas jalan di Bastem yang rusak parah akibat hujan deras.
Berita Terkait
- Jalan Poros Mamasa Tertimbun Longsor
- Longsor Timbun 3 Rumah Warga di Mamasa
- 31 Siswa SMA Bastem Gelar UN Pukul 20.00 Wita
- Lagi, Longsor Di Latuppa
- Longsor Isolasi Ribuan Warga Palopo
- Pascalongsor, Poros Toraja-Palopo Kembali Dilintasi
- Hujan Deras, Battang Kembali Longsor
- Longsor Isolir Ribuan Warga Desa Pattukku
- Gawat, Ada Longsor di Gowa
- Macet Sampai 5 Km di Jalur Trans Sulawesi
BELOPA, TRIBUN-TIMUR.COM - Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini mengakibatkan longsor terjadi di wilayah Desa Bonglo Kecamatan Basesang Tempe (Bastem) Kabupaten Luwu, yang mengakibatkan 23 desa yang ada diwilayah tersebut terganggu perjalanannya menuju Palopo.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rudi Dappi saat dihubungi lewat telepon selularnya mengatakan sebanyak empat titik yang tertimbun akibat longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu, Rabu (7/3/2012).
Ia menambahkan akibat longsor tersebut jalan menuju ke kota Palopo terputus total, dan dan satu alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material longsor tersebut, dan hari in juga (Rabu) diusahakan kendaraan roda dua sudah dapat melintasi daerah tersebut, namun belum dipastkan kapan roda empat bisa melaluinya.
Satu keluarga yang tinggal didekat lokasi longsor tersebut telah dievakuasi karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susalan apalagi curah hujan masih tergolong tinggi.
Longsor yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan arus untuk menuju Palopo terputus total, apalagi kebanyakan dari mereka yang bekerja di kota Palopo.(*/tribun-timur.com)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rudi Dappi saat dihubungi lewat telepon selularnya mengatakan sebanyak empat titik yang tertimbun akibat longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu, Rabu (7/3/2012).
Ia menambahkan akibat longsor tersebut jalan menuju ke kota Palopo terputus total, dan dan satu alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material longsor tersebut, dan hari in juga (Rabu) diusahakan kendaraan roda dua sudah dapat melintasi daerah tersebut, namun belum dipastkan kapan roda empat bisa melaluinya.
Satu keluarga yang tinggal didekat lokasi longsor tersebut telah dievakuasi karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susalan apalagi curah hujan masih tergolong tinggi.
Longsor yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan arus untuk menuju Palopo terputus total, apalagi kebanyakan dari mereka yang bekerja di kota Palopo.(*/tribun-timur.com)
Penulis : Sudirman
Editor : Muh. Irham
