A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Jalur Mamasa-Polewali Tertimbun Longsor - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Timur

Jalur Mamasa-Polewali Tertimbun Longsor

Selasa, 6 Maret 2012 08:05 WITA
TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Jalur lintas kabupaten Polewali Mandar-Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (5/3/2012) malam tadi kembali tertutup longsor. 

Hujan deras yang terjadi sejak siang hingga malam hari membuat tebing gunung di sepanjang 100 kilometer lebih yang menghubungkan dua kabupaten ini longsor.

Hingga kini pemerintah setempat belum menurunkan peralatan berat untuk mengevakuasi timbunan longsor yang menutupi permukaan jalan. Ribuan kubik material longsoran lumpur bercampur bebatuan dan pohon yang tumbang ini terjadi di Dusun Arra, Desa Kelapa Dua, Kecamatan Andreapi, Polewali Mandar, sekitar tiga kilometer dari kantor camat setempat. .

Timbunan longsor yang terdiri dari lumpur bercampur batu dan batang kayu itu menutup hampir seluruh permukaan jalan ini sehingga menghambat arus lalu lintas kendaraan di jalur ini. Jika hujan terus berlangsung diperkirakan material longsoran masih akan terus bertambah hingga terancam menutup seluruh permukaan jalan.

Meskipun jalan masih bisa dilalui kendaraan bermotor,  sebagian besar pengguna jalan mengaku merasa khawatir melintasinya. Mereka cemas karena keadaan seperti itu bisa membahayakan jiwa mereka.  

Kabag Humas Pemda Polewali Mandar Sulawesi Barat, Muhammad Daniel menyatakan, longsor yang terjadi tadi malam adalah yang kedua kalinya dalam tiga hari terakhir. Longsoran kali ini terjadi tak jauh dari lokasi longsor sebelumnya, Jumat malam pekan lalu

Minimnya alat berat yang disiagakan pemerintah kedua kabupaten di sepanjang jalur ini membuat proses evakuasi berjalan lambat. Padahal di saat musim hujan seperti saat ini, longsor sering terjadi.

Warga yang tertahan longsor kerap harus menunggu berjam-jam bahkan harus bermalam di tengah jalan lantaran perjalan mereka terhambat longsor. Alex, sopir angkutan umum yang setiap hari melintas di jalur ini mengaku harus berhati-hati terutama saat hujan tengah berlangsung. Pasalnya ruas jalan sepanjang 100 kilometer yang menghubungkan Polewali-Mamasa berpotensi longsor.(*)

Editor: Ridwan Putra
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
82688 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas