Cambiasso Menangis Saat Diganti
Itu terjadi di menit ke-61. Ternyata, keputusan itu disesalkan oleh Interisti yang memadati stadion Giuessepe Meazza.
Tayang:
Editor:
Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, MILAN -
Ada adagan haru saat Inter menjamu Catania dalam lanjutan Liga Serie-A, Minggu atau Senin (5/3/2012) dini hari WIB.
Gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso, ternyata sempat menangis saat ditarik Pelatih Claudio Ranieri, untuk digantikan dengan Andrea Poli.
Itu terjadi di menit ke-61. Ternyata, keputusan itu disesalkan oleh Interisti yang memadati stadion Giuessepe Meazza. Mereka menyoraki secara keras keputusan tersebut. Cambiasso terharu dan menangis di bangku cadangan.
"Anda harus bertanya kepada pelatih apakah keputusan itu adalah hal yang tepat bagi seseorang yang telah memenangkan gelar begitu banyak. Jika Ranieri membuat keputusan, harus ada alasan," ujar kapren Inter, Javier Zanetti kepada Footbal Italia.
Terlepas dari keputusan Ranieri tersebut, Zanetti memuji Julio Cesar yang memberikan semangat kepada rekan-rekannya ketika pertandingan memasuki waktu jeda. "Pada waktu turun minum, Julio Cesar berbicara kepada seluruh tim di ruang ganti dan aku harus memuji apa yang dilakukanya tersebut," ujar pemain berusia 38 tahun ini.
Pertandingan itu sendiri berakhir 2-2. Inter pun tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Serie-A. Walau begitu, menurut Zanetti permainan timnya sudah menunjukkan karakter seungguhnya.(*)
Itu terjadi di menit ke-61. Ternyata, keputusan itu disesalkan oleh Interisti yang memadati stadion Giuessepe Meazza. Mereka menyoraki secara keras keputusan tersebut. Cambiasso terharu dan menangis di bangku cadangan.
"Anda harus bertanya kepada pelatih apakah keputusan itu adalah hal yang tepat bagi seseorang yang telah memenangkan gelar begitu banyak. Jika Ranieri membuat keputusan, harus ada alasan," ujar kapren Inter, Javier Zanetti kepada Footbal Italia.
Terlepas dari keputusan Ranieri tersebut, Zanetti memuji Julio Cesar yang memberikan semangat kepada rekan-rekannya ketika pertandingan memasuki waktu jeda. "Pada waktu turun minum, Julio Cesar berbicara kepada seluruh tim di ruang ganti dan aku harus memuji apa yang dilakukanya tersebut," ujar pemain berusia 38 tahun ini.
Pertandingan itu sendiri berakhir 2-2. Inter pun tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Serie-A. Walau begitu, menurut Zanetti permainan timnya sudah menunjukkan karakter seungguhnya.(*)