Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadhan Kembali Tuding Wiranto

Ramadhan Kembali Tuding Wiranto

Tayang:
Editor: Muh. Irham

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Petinggi Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, kembali menuding Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto. Kali ini Wiranto dituding menyetujui usaha-usaha menjatuhkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lewat serangkaian aksi demo.

Sinyalemen itu diungkapkan Ramadhan Pohan, Minggu (4/3/2012) malam di Jakarta.

"Menyangkut gerakan-gerakan demo, kesan saya ada dugaan persetujuan Wiranto," tandasnya.

Mestinya, tambah anggota Komisi II DPR, Wiranto dapat mencegah semua tendensi anarkisme di bangsa ini. "Wiranto harus di garda depan bersama gerakan prodemokrasi mencegah dijatuhkannya pemerintahan sah di tengah jalan. Konstitusi dan stabilitas negara harus jadi tanggung jawab bersama, termasuk Wiranto," kata dia.

Oleh sebab itu, lanjut Ramadhan, pihaknya mengimbau Wiranto untuk bersama semua pihak mencegah semua upaya menjatuhkan pemerintahan ini di tengah jalan.

"Ketua MPR Taufik Kiemas dan petinggi PDIP saja, yang menjadi partai oposisi pemerintah, bisa komit untuk empat pilar bangsa dan menjaga agar pemerintahan ini tidak asal dijatuhkan. Mestinya. Wiranto juga terbuka dan berkomitmen demikian," harap Ramadhan lagi.

Menurut mantan pemimpin Redaksi Koran Jurnas itu, kritik terhadap kebijakan pemerintah, itu hal yang wajib. "Akan tetapi tendensi indikasi mengaminkan gerakan untuk merongrong pemerintah sah, jelas harus dilawan," kata Ramadhan.

Lebih jauh, Ramadhan berharap semua elmen demokrasi harus ikut mengkawal negeri ini dari anarkisme. "Selain itu. Juga perlu mewaspadai indikasi dan dugaan adanya gerakan merongrong pemerintah dengan cara-cara inkonstitusional. Cara ini harus dilawan, termasuk demo isu BBM. Saya kira publik harùs ikut memantau semua aktivitas manifesto dan terselubung para tokoh yang mungkin mengamini maupun berbuat lebih jauh terhadap kekuasaan yang sah," jelas Ramadhan lagi.(*/tribun-timur.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved