Selasa, 23 Desember 2014
Tribun Timur

Polisi Amankan 6 Penentang Eksekusi Lahan Eks Kebun Binatang

Rabu, 29 Februari 2012 15:53 WITA

Polisi Amankan 6 Penentang Eksekusi Lahan Eks Kebun Binatang
Antara
ejumlah polisi berusaha mengamankan seorang warga saat terjadi bentrokan antara warga dan polisi terkait kasus sengketa tanah di eks Kebun Binatang Makassar, Sulsel, Rabu (29/2). Akibat bentrokan tersebut, sejumlah warga yang menolak eksekusi diamankan polisi.
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Bentrok antara warga dan polisi terjadi di eks lahan kebun Bintang, Kelurahan Karuwisi, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (29/2/2012), siang.  Polisi terpaksa menembakkan gas air mata ke arah ratusan warga yang bertahan di lokasi eksekusi lahan.

Bentrokan terjadi selama kurang lebih dua jam. Warga bertahan dan melawan dengan menggunakan balok kayu dan ketapel. Sementara tim eksekusi dari PN Makassar menyerang dengan menggunakan water canon dan melindungi diri dengan tameng.

Dalam sengketa lahan seluas empat hektare ini, PN Makassar memenangkan Haji Abdullah Latif Makka yang berperkara melawan Husan Dahong dan Gubernur Sulawesi Selatan selaku Ketua Pengurus Pleno Yayasan Kebun Binatang Karuwisi.

Sengketa lahan ini sudah berlangsung sejak 1981. Sementara di lahan sengketa, sudah berdiri sejumlah bangunan seperti rumah toko. Dalam bentrokan ini, polisi menangkap enam orang.(*/tribun-timur.com)
Editor: Muh. Irham

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas