Ketua PAN Pinrang Butuh 1 Kursi Lagi
Tribun Timur - Senin, 27 Februari 2012 19:41 WITA

logo PAN
Berita Terkait
- Warga Pinrang Hilang di Sungai Kariango
- Election Fatigue dan Golput Warning di Pilkada Makassar
- Golkar Luwu Rampungkan Hasil Survei Cawabup Cakka
- Logistik Pilkada Sultra Dibuat di Makassar
- Kredibilitas KPU dan Partisipasi Publik
- Biduan Pinrang Ayunkan BRA ke Penonton
- Syukur Bijak: Inilah Protes Saya Pada Cakka
- Irwan Hamid Optimis Tumbangkan Aslam Patonangi
- IAS Yakin Basmin-Syukur Menang
- Desentralisasi dan Libido Politik
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua DPD PAN Kabupaten Pinrang, Hasyim Paddu, menyatakan kesiapannya bertarung di Pilkada setempat, akhir 2013 nanti.
Anggota DPRD Pinrang ini hanya butuh satu kursi lagi untuk dapat memenuhi syarat minimal pencalonan.
PAN Pinrang menguasai tiga kursi di lembaga legislatif setempat, sedangkan PBR yang secara kelembagaan telah melakukan fusi (peleburan) ke tubuh PAN secara nasional memiliki dua kursi.
"Jadi praktis tinggal butuh satu kursi lagi untuk menggenapkan syarat minimal enam kursi sebagai kandidat calon kepala daerah di Pilkada Pinrang," kata juru bicara Hasyim, Wahriady di Warkop Dg Anas, Makassar, Minggu (26/2/2012).
Wahriady yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu PAN Sulsel untuk zona Pinrang, Enrekang, dan Sidrap mengakui belum ada komunikasi antara Hasyim dan pengurus DPW.(*)
Anggota DPRD Pinrang ini hanya butuh satu kursi lagi untuk dapat memenuhi syarat minimal pencalonan.
PAN Pinrang menguasai tiga kursi di lembaga legislatif setempat, sedangkan PBR yang secara kelembagaan telah melakukan fusi (peleburan) ke tubuh PAN secara nasional memiliki dua kursi.
"Jadi praktis tinggal butuh satu kursi lagi untuk menggenapkan syarat minimal enam kursi sebagai kandidat calon kepala daerah di Pilkada Pinrang," kata juru bicara Hasyim, Wahriady di Warkop Dg Anas, Makassar, Minggu (26/2/2012).
Wahriady yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu PAN Sulsel untuk zona Pinrang, Enrekang, dan Sidrap mengakui belum ada komunikasi antara Hasyim dan pengurus DPW.(*)
Penulis : Syaekhuddin
Editor : Ridwan Putra
