Distribusi dan Gerak Tari Elektron Dipetakan
Dalam pelajaran kimia dan fisika di sekolah menengah, diteorikan bahwa elektron bisa terdistribusi di sebuah molekul serta dapat berpindah tempat.
ZURICH, TRIBUN-TIMUR.COM - Dalam pelajaran kimia dan fisika di sekolah menengah, diteorikan bahwa elektron bisa terdistribusi di sebuah molekul serta dapat berpindah tempat. Ilmuwan dari IBM Research di Zurich, Swiss, kini berhasil mencitrakan distribusi elektron dan gerak tarinya, mengubah sesuatu yang tadinya cuma bisa diangankan menjadi bisa disaksikan.
Untuk bisa melakukannya, ilmuwan menggunakan teknik yang disebut Kelvin probe microscopy. Teknik ini membutuhkan batang penunjuk berujung runcing yang disebut cantilever. Dalam penelitian, cantilever dihubungkan dengan sumber tegangan. Ilmuwan melakukan pemindaian pada molekul berbentuk X yang disebut naphthalocyanine.
Ketika tegangan masuk pada naphthalocyanine, cantilever akan mulai bergoyang. Ujung cantilever menunjukkan keberadaan elektron. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Nanotechnology. Dengan hasil penelitian ini, untuk pertama kalinya ilmuwan berhasil menyaksikan elektron menari, melihat dinamika elektron dalam skala molekul.
Hasil riset tidak hanya akan memberikan kontribusi pada ilmu dasar, tetapi juga menawarkan potensi aplikasi pada eksploitasi elektrik di skala molekul. "Saat ini mungkin untuk menginvestigasi dalam skala molekul bagaimana muatan terdistribusikan kembali ketika ikatan kimia terbentuk antara atom dan molekul," kata Fabian Mohn, pimpinan penelitian, seperti dikutip BBC, Minggu (26/2/2012).
"Ini penting karena kita memiliki mimpi untuk mengembangkan perangkat dalam skala molekul atau atom," tambah Mohn. (*)