A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Banyak Anak Pejabat di Bulukumba Bertingkah di Sekolah - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Timur

Banyak Anak Pejabat di Bulukumba Bertingkah di Sekolah

Minggu, 26 Februari 2012 15:07 WITA
BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM - Para guru di Bulukumba akhir-akhir ini dipusingkan dengan tingkah laku para muridnya yang bandel. Setiap kali ditegur, mereka bukannya mendengar atau menurut, malah makin bandel. Ironisnya, anak-anak sekolah yang bandel ini adalah anak para pejabat lingkup Pemkab Bulukumba.

Para siswa tersebut seringkali berbuat kesalahan maupun membuat kekerasan terhadap sesamanya.
Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, Kabupaten Bulukumba A Akbar Amier, kepada wartawan di Bulukumba.

Diungkapkan bahwa beberapa anak pejabat di daerah itu yang sering membuat permasalahan, seperti di SMAN 2 Bulukumba, SMPN I Gantarang dan dibeberapa sekolah lainnya.

"Para anak pejabat ini yang cukup mereshkan para guru di sekolahnya, termasuk kami," kata A Akbar Amier.

Tetapi dia tidak mau menyebut nama pejabat yang anaknya terlibat itu. Dia berharap agar terpublikasinya di media, pejabat yang bersangkutan dapat lebih mampu membina moral anaknya.

Bahkan kata dia bahwa biasanya tidak dipukul dan tidak dilukai siswa para anak pejabat tersebut. Melainkan hanya ditepuk pundaknya karena bersalah. Tetapi siswa yang bersangkutan biasanya cengeng dan melaporkan kejadian itu kepada orang tua mereka.

"Inilah yang kerap terjadi di Bulukumba, karena merasa orang tuanya adalah pejabat sehingga kerap mebuat susah gurunya," kata Akbar Amier. (*/tribun-timur.com)
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Muh. Irham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas