Warga Makassar Protes Penangkapan Dirinya
Tribun Timur - Rabu, 22 Februari 2012 20:57 WITA

ilustrasi
Berita Terkait
- Gadaikan Mobil Rental, Oknum Polisi Dilaporkan
- Polisi Tambah 1 Tersangka Pengrusakan Fasilitas DPRD
- Polisi Tembak Seorang Risidivis Jambret
- Polisi Periksa Irsan Galigo Pekan Depan
- Mantan Kepala KPM Bone Dipolisikan
- Polisi Mulai Siaga di Eksekusi Lahan Jl AP Pettarani
- 1.087 Polisi Disiapkan untuk Demo Buruh
- Polisi Imbau Minimarket Tak Buka 24 Jam
- CBR 250R Tunggangan Polisi India dan Malaysia
- Mahasiswa STIEM Bongaya Disiksa Hingga Patah Tulang
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Robert Sattu, warga Makassar, memprotes penangkapan terhadap dirinya oleh
polisi di Jl Abdullah Daeng Sirua, Makassar, Maret 2010 lalu.
Ia memprotes penangkapan tersebut karena tak disertai surat perintah penangkapan.
Namun, Robert penangkapan dirinya diduga menduga terkait utang piutang dirinya dengan seorang warga lainnya bernama Ari Bandolan.
"Selain tanpa surat penangkapan, saya juga protes karena disertai ancaman terhadap saya," ujar Robert di kantor Tribun Timur, Makassar, Rabu (22/2/2012).(*)
Ia memprotes penangkapan tersebut karena tak disertai surat perintah penangkapan.
Namun, Robert penangkapan dirinya diduga menduga terkait utang piutang dirinya dengan seorang warga lainnya bernama Ari Bandolan.
"Selain tanpa surat penangkapan, saya juga protes karena disertai ancaman terhadap saya," ujar Robert di kantor Tribun Timur, Makassar, Rabu (22/2/2012).(*)
Penulis : Edi Sumardi
Editor : Ridwan Putra