Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Penambang Rela Tidur di Truk

Warga penambang manualan menghentikan armada batu bara peti yang melintasi jalan pelsus PT Cenko, malam tadi.

Tayang:
Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, PELAIHARI - Ratusan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Kintap, Tanahlaut (Tala) yang berprofesi sebagai penambang batu bara Manualan, Senin (20/2/2012) malam tadi tetap bertahan di lokasi; jalan pelsus PT Cenko.

Mereka rela tidur seadanya di bak truk. "Kami akan terus melanjutkan aksi sampai batu kami ada yang membeli lagi," ucap Cu'us, salah seorang penambang manualan dihubungi via telepon, Selasa (21/2/2012) pagi.

Sejak sore kemarin hingga tengah malam tadi, mereka ngeluruk ke jalan pelsus PT Cenko. Mereka melakukan sweeping terhadap armada pengangkut batu bara yang mereka yakini dari tambang ilegal.

Akibat maraknya peti itulah kini usaha mereka sebagai penambang manual terpuruk. Melimpahnya batu bara hasil peti menyebabkan batu bara manualan tidak laku. Kurang lebih 20 unit tronton pengangkut batu bara peti yang mereka hentikan dan amankan di lokasi.

"Menjelang siang nanti kami akan melanjutkan aksi. Pagi ini sebagian kami bergiliran pulang untuk mandi dan akan kembali lagi," ucap Cu'us.

Warga penambang manualan menghentikan armada batu bara peti yang melintasi jalan pelsus PT Cenko, malam tadi.(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved