Punya Analisis Tentang Ekonomi Kerakyatan? Kirim ke Kami
Tribun Timur - Senin, 20 Februari 2012 07:42 WITA
Share |
Laporan:  Dian Sabrina, Pimred Medkom, Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Dalam survey yang diadakan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tercatat bahwa toko tradisional yang jaraknya berdekatan dengan minimarket, omzet toko tersebut menurun hingga 85 persen. Hal ini jelas memperlihatkan pengaruh minimarket-minimarket yang cenderung ekspansif dan mematikan secara perlahan toko-toko kelontong yang berada di sekitarnya.

Sebenarnya peran pemerintah dalam melindungi para pedagang pasar tradisional ditunjukkan dengan terbitnya Perpres nomor 112 tahun 2007 dan Permendagri nomor 53/M-DAG/PER/12/2008 yang kemudian diikuti dengan Perda No.15 Tahun 2009 Kota Makassar yang isinya tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Kota Makassar. Namun dengan melihat temuan di atas, nampaknya perlu ada kajian dan evaluasi yang lebih mendalam tentang Perda No.15 Tahun 2009.

Hal ini sifatnya mendesak ditindaklanjuti karena kita tidak ingin melihat pembangunan yang terlihat sangat stabil di Makassar harus menyisihkan sebagian masyarakat sebagai korban dari dampak pembangunan tersebut dimana seharusnya pembangunan harus dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang ada di Makassar tanpa terkecuali.

Melihat fenomena tersebut maka Media Ekonomi(Medkom) sebagai Lembaga Pers Mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas menginisiasi penerbitan Jurnal Ilmiah dengan tema “Invasi Pasar Modern di Makassar”. serta membuka kesempatan dan mengajak Anda semua para akademisi, mahasiswa, para penggiat kajian ilmu-ilmu Ekonomi, Sosial, dll. Untuk berbagi gagasan, berbagi ide dalam bentuk  pembuatan karya essai sesuai  dengan tema utama. Adapun kerangka tulisan berjumlah antara 2.500-3.500 kata, disertai dengan abstraksi, maksimal 200 kata dan juga menxcantumkan referensi  yakni catatan kaki (footnote) dan  daftar pustaka. Tulisan dikirim paling lambat tanggal 3 Maret 2012 via email ke medkom.fe.uh@gmail.com. (tribun-timur.com)

Penulis : Citizen Reporter
Editor : Muh. Irham