Tim Uber Indonesia Gagal ke Semifinal
Tribun Timur - Kamis, 16 Februari 2012 21:00 WITA
Share |
Firdasari-kalah.jpg
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Pemain tunggal pertama Tim Uber Indonesia Adriyanti Firdasari berusaha mengembalikan bola saat menghadapi Inthanon Ratchanok dari Thailand untuk menentukan juara grup pada babak penyisihan Piala Uber Zona Asia di Makau Forum, Makau, Rabu (15/2/2012). Firdasari menang 16-21 dan 21-23.

MAKAU, TRIBUN-TIMUR.COM - Tim putri Indonesia gagal maju ke semifinal kualifikasi Piala Uber zona Asia setelah dikalahkan China 0-3, di Macau Forum, Makau, Kamis (16/2/12) malam.

Tunggal pertama Adriyanti Firdasari memberi harapan bagi tim saat memenangi game pembuka 22-20 atas Jiang Yanjiao. Tetapi dengan mudah dia kehilangan dua game berikutnya 8-21, 9-21 sehingga Indonesia tertinggal 0-1.

"Pada game kedua dan ketiga saya mau berjuang, tetapi lawan banyak mengarahkan bola ke kanan belakang yang merupakan kelemahan saya, sehingga semakin tertekan," ujar Firdasari setelah pertandingan.

Kekalahan Firdasari tersebut merupakan yang ketiga dari tiga pertemuannya dengan pebulutangkis China peringkat enam dunia tersebut.

Indonesia kembali tertinggal ketika pasangan nomor sembilan dunia Greysia Polii/Meiliana Jauhari kandas di tangan pasangan peringkat dua dunia Tian Qing/Zhao Yunlei. Ganda putri terbaik Tanah Air itu kalah 7-21, 9-21.

Indonesia dipastikan terjegal setelah tunggal ketiga, Maria Febe Kusumastuti, ditaklukkan Li Xuerui. Febe menyerah 14-21, 17-21, yang membuat Indonesia kalah 0-3.

Kemenangan tersebut membawa China ke semifinal bertemu Taiwan yang mengalahkan Hongkong 3-1. Semifinal lainnya mempertemukan Jepang dan Thailand yang masing-masing meraih kemenangan 3-0 atas Singapura dan Malaysia.

Sementara itu Indonesia harus menjalani playoff melawan tim-tim yang kalah di perempat final yakni Hongkong, Malaysia, dan Singapura.

"Kami mesti berjuang di playoff melawan Hongkong, Singapura dan Malaysia. Tidak bisa dianggap enteng karena mereka lumayan. Memang berat tetapi harus dihadapi," kata Firdasari.(*/tribun-timur.com)


Editor : Muh. Irham
Sumber : Kompas.com