Punya Uang Lebih Rp 10 M, Syarifuddin Siap Dicalonkan Jadi Wali Kota
Tribun Timur - Kamis, 16 Februari 2012 16:45 WITA

Tribun/Adin
Mantan bakal calon wakil wali kota makassar di pilwali 2007, Syarifuddin Daeng Punna (ketiga dari kiri) menyatakan siap bertarung di pilwali 2013 nanti
Berita Terkait
Makassar, Tribun-timur.com -- Mantan Koordinator wilayah selatan Tim Pejuang Aziz
Qahar Mudzakkar di Pilgub Sulsel 2007 lalu, Syarifuddin menyatakan
kesiapannya bertarung di pemilihan Wali Kota Makassar 2013 nanti.
Ia mengaku siap menjadi calon wali kota Makassar, namun tidak akan keberatan jika ada figur lain yang melamarnya menjadi calon wakil wali kota Makassar. Pengusaha tambang ini mengaku tela menyiapkan dana hingga miliaran rupiah sebagai "bekalnya".
"Saya tidak mungkin menyatakan siap maju di Pilwali kalau cuma punya Rp 10 miliar, saya siap keluarkan lebih dari itu. Pilwali dulu itu belum seberapa yang keluar," kata Syarifuddin, Kamis (16/2/2012).
Pilwali Makassar bukanlah medan baru baginya. Pemilik nama lengkap Syarifuddin Daeng Punna (Sadap) ini pernah hampir menjadi calon Wakil Wali Kota Makassar di tahun 2008 lalu melalui jalur perseorangan.
Saat itu, ia berpasangan dengan tokoh masyarakat Tallo, Muhammad Amin Sultan Auliah namun memilih mengurungkan niatnya di detik-detik terakhir pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar.
"Saya punya investasi politik di pilwali lalu, meskipun akhirnya batal mendaftar di KPU tapi suara dan basis pendukung saya tetap terpelihara, saya yakin bisa bersaing dengan Adil Patu yang saat ini popularitasnya tertinggi," katanya.
Meski diakuinya elektabilitas dan popularitas Adil Patu dan Supomo Guntur jauh meninggalkan beberapa figur yang telah mengemuka saat ini, namun di matanya semua kandidat yang telah ada sekarang memiliki peluang dan kesempatan yang sama.
Kehadiran Syarifuddin melengkapi sejumlah pemain lama yang akan kembali menjadi kontestan di pilkada Kota Makassar nanti yang sudah lebih dulu melakukan sosialisasi dan turun gunung.
Sebut saja incumbent wakil Wali Kota Supomo Guntur, Ketua DPP PDK Sulsel Adil Patu, dan politisi PKS Sulsel Jafar Sodding.
Ia mengaku siap menjadi calon wali kota Makassar, namun tidak akan keberatan jika ada figur lain yang melamarnya menjadi calon wakil wali kota Makassar. Pengusaha tambang ini mengaku tela menyiapkan dana hingga miliaran rupiah sebagai "bekalnya".
"Saya tidak mungkin menyatakan siap maju di Pilwali kalau cuma punya Rp 10 miliar, saya siap keluarkan lebih dari itu. Pilwali dulu itu belum seberapa yang keluar," kata Syarifuddin, Kamis (16/2/2012).
Pilwali Makassar bukanlah medan baru baginya. Pemilik nama lengkap Syarifuddin Daeng Punna (Sadap) ini pernah hampir menjadi calon Wakil Wali Kota Makassar di tahun 2008 lalu melalui jalur perseorangan.
Saat itu, ia berpasangan dengan tokoh masyarakat Tallo, Muhammad Amin Sultan Auliah namun memilih mengurungkan niatnya di detik-detik terakhir pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar.
"Saya punya investasi politik di pilwali lalu, meskipun akhirnya batal mendaftar di KPU tapi suara dan basis pendukung saya tetap terpelihara, saya yakin bisa bersaing dengan Adil Patu yang saat ini popularitasnya tertinggi," katanya.
Meski diakuinya elektabilitas dan popularitas Adil Patu dan Supomo Guntur jauh meninggalkan beberapa figur yang telah mengemuka saat ini, namun di matanya semua kandidat yang telah ada sekarang memiliki peluang dan kesempatan yang sama.
Kehadiran Syarifuddin melengkapi sejumlah pemain lama yang akan kembali menjadi kontestan di pilkada Kota Makassar nanti yang sudah lebih dulu melakukan sosialisasi dan turun gunung.
Sebut saja incumbent wakil Wali Kota Supomo Guntur, Ketua DPP PDK Sulsel Adil Patu, dan politisi PKS Sulsel Jafar Sodding.
Penulis : Syaekhuddin
Editor : Ina Maharani