Curang Saat Memimpin, China Penjarakan 4 Wasit
Tribun Timur - Kamis, 16 Februari 2012 14:11 WITA

ilustrasi
Berita Terkait
- Rasyid Diragukan Tampil
- PSM Waspadai Lini Tengah Arema
- Arema Layangkan Surat Protes ke PSSI Soal Wasit
- Collina Latih Khusus Para Wasit Euro 2012
- Protes Wasit, Wenger Dihukum 3 Laga
- Real Madrid Frustrasi dengan Keputusan Kontroversial…
- Madrid Nilai Wasit Bersikap Beda jika di Barcelona
- Kapten Tim Klub Divisi I Serang Wasit
- 5 Wasit dan 3 Asisten Wasit ISL Dikandangkan
- Kecewa, Mourinho Maki Wasit di Parkiran Nou Camp
BEIJING, TRIBUN-TIMUR.COM -- Pengadilan China memenjarakan
empat wasit dan satu ofisial sepak bola karena terlibat dalam skandal
korupsi dalam liga sepak bola nasional. Mereka melakukan skandal
pengaturan hasil pertandingan dan judi pada berbagai pertandingan di
negeri tirai bambu itu.
Kelima terdakwa, termasuk Lu Jun, yang ikut dalam Olimpiade 2000 dan Piala Dunia 2002 terbukti bersalah dalam kasus pengaturan pertandingan dan judi dua tahun lalu. Judi, pengaturan pertandingan, wasit yang curang, dan buruknya penampilan tim nasional telah menjadi bahan tertawaan rakyat dan membuat mereka acuh tak acuh dengan olah raga ini.
Kondisi ini sangat memprihatinkan bagi pemerintah China. Skandal itu juga menyeret ketua Asosiasi Sepak Bola China (CFA) Nan Yong dan calon penggantinya, Xie Yalong, serta beberapa wakil, termasuk Yang Yimun. Mereka akan dijatuhi hukuman pada Sabtu mendatang.
Pengadilan di Provinsi Liaoning, timur laut China, menghukum Lu, wasit terbaik dan pernah dijuluki si peluit emas, dengan hukuman kurungan 5,5 tahun dan menyita properti senilai 16.000 dollar AS atau sekitar Rp 144 juta. Mantan wasit Huang Junjie, Wan Daxue, dan Zhou Weixin dihukum penjara tujuh tahun, enam tahun, dan 3,5 tahun. Pengadilan juga menghukum pejabat komersial Liga Super China, Lu Feng, dengan hukuman kurungan 6,5 tahun. (AFP/ECA)
Kelima terdakwa, termasuk Lu Jun, yang ikut dalam Olimpiade 2000 dan Piala Dunia 2002 terbukti bersalah dalam kasus pengaturan pertandingan dan judi dua tahun lalu. Judi, pengaturan pertandingan, wasit yang curang, dan buruknya penampilan tim nasional telah menjadi bahan tertawaan rakyat dan membuat mereka acuh tak acuh dengan olah raga ini.
Kondisi ini sangat memprihatinkan bagi pemerintah China. Skandal itu juga menyeret ketua Asosiasi Sepak Bola China (CFA) Nan Yong dan calon penggantinya, Xie Yalong, serta beberapa wakil, termasuk Yang Yimun. Mereka akan dijatuhi hukuman pada Sabtu mendatang.
Pengadilan di Provinsi Liaoning, timur laut China, menghukum Lu, wasit terbaik dan pernah dijuluki si peluit emas, dengan hukuman kurungan 5,5 tahun dan menyita properti senilai 16.000 dollar AS atau sekitar Rp 144 juta. Mantan wasit Huang Junjie, Wan Daxue, dan Zhou Weixin dihukum penjara tujuh tahun, enam tahun, dan 3,5 tahun. Pengadilan juga menghukum pejabat komersial Liga Super China, Lu Feng, dengan hukuman kurungan 6,5 tahun. (AFP/ECA)
Editor : Ina Maharani
Sumber : Kompas.com