Perampok Bersenjata Bawa Kabur Tas Kosong
Tribun Timur - Rabu, 15 Februari 2012 13:27 WITA
Berita Terkait
- Peluru Lumpuhkan Perampok Alfa Mart Mandai
- Perampok Alfamidi Mandai Ditangkap di Parepare
- Warga Tangkap 3 Pencuri di Soppeng
- 40 PNS Soppeng Ikuti Diklat Kepemimpinan
- Ilham Akan Kumpulkan Warga Soppeng
- Karyawan Indomart Andi Tonro Tak Kenali Perampoknya
- Pelaku Perampokan Indomart Sulit Dikenali
- Aksi Hamburkan Uang Ketua Demokrat Soppeng Dinilai…
- Ketua Demokrat Soppeng Hamburkan Uang Rp 50 Ribu
- Ilham Nyanyikan Aku Bukan Bang Toyyib di Soppeng
WATANSOPPENG, TRIBUN-TIMUR.COM - Mobil milik PT Wajo Harapan yang memuat tabung gas 3 kg dihadang dua kawanan perampok bertopeng dengan membawa senjata sejenis pistol di Desa Tetewatu, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Namun, pelaku hanya dapat mengambil telepon seluler korbannya dan tas kosong.
Kejadian ini terjadi Selasa malam kemarin. Ketika itu, mobil PT Wajo Harapan dikendarai oleh Busman (37) warga Desa Pallawa Rukka, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone. Mobil ini baru saja mengisi tabung gasnya di Desa Pallawa Rukka dan kembali ke Wajo.
Saat melintas di Desa Tetewatu, kedua pelaku langsung menghadang mobil tersebut dan salah satu rekannya menodongkan senjata sejenis pistol ke kepala korban. Sedangkan rekannya yang lain menggeledah mobil.
Para pelaku kemudian mengambil telepon seluler korban dan tas kosong. Tas yang diambil kedua perampok ini biasanya digunakan untuk menyimpan uang. Namun, ketika kejadian tas tersebut kosong karena tabung gas yang dimuat mobil tersebut belum laku.
"Para pelaku mengambil telepon genggam saya dan tas uang yang masih kosong karena tabung gas yang saya bawa belum laku," kata Busman, Rabu (15/2).
Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung meloloskan diri masuk ke hutan. Adapun korban langsung menancap gas mobilnya untuk menghilangkan ketakutannya.
Kepala Satuan Reskrim Polres Soppeng AKP M Ali Tahir mengatakan, pihaknya belum menerima laporan tersebut. Ia juga menambahkan, diduga korban belum melaporkan keadian tersebut karena merasa tidak kehilangan harta yang berharga dan mengalami luka. Meski demikian, Ali menegaskan pihaknya akan terus mengumpulkan informasi kebenaran peristiwa itu dan menyidik kedua pelaku. (*/tribun-timur.com)
Kejadian ini terjadi Selasa malam kemarin. Ketika itu, mobil PT Wajo Harapan dikendarai oleh Busman (37) warga Desa Pallawa Rukka, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone. Mobil ini baru saja mengisi tabung gasnya di Desa Pallawa Rukka dan kembali ke Wajo.
Saat melintas di Desa Tetewatu, kedua pelaku langsung menghadang mobil tersebut dan salah satu rekannya menodongkan senjata sejenis pistol ke kepala korban. Sedangkan rekannya yang lain menggeledah mobil.
Para pelaku kemudian mengambil telepon seluler korban dan tas kosong. Tas yang diambil kedua perampok ini biasanya digunakan untuk menyimpan uang. Namun, ketika kejadian tas tersebut kosong karena tabung gas yang dimuat mobil tersebut belum laku.
"Para pelaku mengambil telepon genggam saya dan tas uang yang masih kosong karena tabung gas yang saya bawa belum laku," kata Busman, Rabu (15/2).
Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung meloloskan diri masuk ke hutan. Adapun korban langsung menancap gas mobilnya untuk menghilangkan ketakutannya.
Kepala Satuan Reskrim Polres Soppeng AKP M Ali Tahir mengatakan, pihaknya belum menerima laporan tersebut. Ia juga menambahkan, diduga korban belum melaporkan keadian tersebut karena merasa tidak kehilangan harta yang berharga dan mengalami luka. Meski demikian, Ali menegaskan pihaknya akan terus mengumpulkan informasi kebenaran peristiwa itu dan menyidik kedua pelaku. (*/tribun-timur.com)
Penulis : Mahyuddin
Editor : Muh. Irham