Indonesian Premier League
Pelatih PSM Puji Ilja Spasojevic
Pelatih PSM Puji Ilja Spasojevic
Penulis: Imam Wahyudi | Editor: Muh. Irham
Menurutnya, Rahmat bisa mencetak dua gol --kini koleksi menjadi lima gol-- karena pergerakan tanpa bola Spaso. Pemain lawan juga terus menempel Spaso sehingga Rahmat bisa bebas bergerak dan menciptakan gol.
"Tentu saja dua gol yang dihasilkan Rahmat tentu ada kontribusi pemain lain. Berkat pergerakan bola Spaso, Rahmat memiliki ruang lebih bebas," puji Petar.
Karena tak ingin pemain rekrutannya itu mendapat sorotan, Petar bahkan meminta kepada Rahmat yang juga dihadirkan dalam jumpa pers itu, untuk memberi penilaian kepada Spaso.
Tentu saja, pemain jebolan PSM U-21 ini, ikut memuji-muji Spaso. Apalagi, sebelum diminta berbicara di depan wartawan, Petar lebih dulu membisik Rahmat. Dan logikanya tentu seorang pemain tak akan menjelekkan rekannya.
"Kenapa Rahmat yang cetak gol tapi yang dipuji-puji Petar malah striker yang tidak bisa mencetak gol. Petar harus fair, striker itu tugas utamanya mencetak gol. Bukan bergerak-gerak saja atau terjatuh," kata Adi, salah seorang wartawan yang mengikuti jumpa pers ini.(*/tribun-timur.com)