Warga di Aliran Sungai Balantieng Resah oleh Aktivitas Tambang Pasir
Tribun Timur - Senin, 6 Februari 2012 10:56 WITA
Berita Terkait
- Honorer Kategori I Bulukumba Belum Jelas
- Dewan Selayar dan Bulukumba Bahas Nelayan Kajang
- Mahasiswa Bahasa UNM tetap Gelar Baksos di Bulukumba
- Pasar Sentral Bulukumba Terendam Air
- Bupati Bulukumba Mutasi 16 Pejabat
- Ratusan Guru Honor Bulukumba Tanyakan Tunjangan
- BTS Selular Bakal Di Bongkar Di Bulukumba
- BEM STIKES Panrita Husada Sangkal Ada Korupsi di Kampusnya
- Honorer Kemenag Takut, Demo di Bulukumba Batal Lagi
- Gabungan Aktivis Bulukumba Batal Demo Kemenag
BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM - Aktivitas pertambangan di daerah aliran Sungai Balantieng, Bulukumba, menuai protes dari warga. Mereka menganggap aktivitas tersebut dapat menimbulkan banjir dan tanah longsor di sekitar aliran sungai.
Siang tadi, puluhan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Rakyat Peduli Aliran Sungai Bulukumba bersama Serikat Masyarakat Miskin Indonesia (SRMI) berunjuk rasa di Kantor DPRD Bulukumba.
Warga menuntut agar DPRD mendesak Dinas Pertambangan Bulukumba mencabut izin sejumlah perusahaan dan peroragan yang melakukan aktivitas penambangan pasir dan batu di sekitar aliran sungai.(*/tribun-timur.com)
Siang tadi, puluhan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Rakyat Peduli Aliran Sungai Bulukumba bersama Serikat Masyarakat Miskin Indonesia (SRMI) berunjuk rasa di Kantor DPRD Bulukumba.
Warga menuntut agar DPRD mendesak Dinas Pertambangan Bulukumba mencabut izin sejumlah perusahaan dan peroragan yang melakukan aktivitas penambangan pasir dan batu di sekitar aliran sungai.(*/tribun-timur.com)
Penulis : Samsul Bahri
Editor : Muh. Irham